Selain jati, Pohon mahoni merupakan jenis tanaman yang populer di masyarakat Indonesia. Kita dapat menemukannya di sepanjang jalan sebagai pohon peneduh, hutan kota, hingga perkebunan budidaya.
Walau kualitas kayu mahoni masih di bawah kayu jati, namun para pengrajin menjadikan kayu mahoni sebagai alternatif untuk mengurangi biaya produksi, sehingga kayu mahoni juga termasuk primadona di kalangan para pengrajin.
Pohon mahoni memiliki tingkat pertumbuhan yang relatif cepat jika dibandingkan dengan tanaman pohon lainnya. Namun, harus ditanam dalam kondisi ideal dan dalam iklim yang tepat untuk memastikan pertumbuhan yang produktif.
Pohon mahoni dapat tumbuh pada berbagai jenis tanah, namun tumbuh baik pada tanah lempung atau liat. Tumbuh ideal di bawah cahaya matahari langsung sepanjang hari dan tolerir terhadap cahaya matahari sebagian/teduh.
Sesuai dengan judulnya, dibawah kita akan membahas cara-cara atau urutan dalam menanam atau membudidayakan Pohon Mahoni. Jadi langsung saja kita simak Cara Menanam atau Budidaya Pohon Mahoni yang baik dan benar sebagai berikut:
- Pohon mahoni biasanya diperbanyak melalui biji. Biji tersebut bisa diambil dari buah yang telah matang ditandai dengan kulit yang berwarna coklat tua.
- Pilihlah biji yang berasal dari pohon yang berkualitas dengan pertumbuhan yang baik dan sehat agar tumbuh atau jadinya pohon nanti sama berkualitasnya.
- Menyiapkan media tanam menggunakan tanah dan campuran pasir dengan perbandingan 2:1.
- Tanam bibit mahoni pada polybag dengan posisi biji yang lebih tebal diletakkan di bagian bawah.
- Jika sudah, letakkan polybag tersebut pada tempat yang hangat dan teduh.
- Lakukan penyiraman jika media tanam terlihat kering.
- Setelah 10-20 hari, benih akan berkecambah.
- Jika telah muncul daun 3-4 helai, pindahkanlah pada polybag yang lebih besar dengan media tanam yang mengandung unsur hara dan mineral, bisa menggunakan campuran tanah, kompos dan pasir dengan perbandingan 2:1:7.
- Pindahkan bibit dengan hati-hati, jangan sampai melukai akarnya.
- Setelah bibit dipindahkan, langkah selanjutnya adalah melakukan perawatan secara intensif karena bibit masih terlalu muda untuk dibiarkan begitu saja.
- Penyiraman dapat dilakukan seminggu sekali atau sesuai dengan kondisi tanah. Yang pasti terus jaga tanah agar tetap lembab.
- Bibit bisa dipindahkan ke lahan yang sesungguhnya setelah mencapai tinggi setidaknya 25 cm.
- Sebaiknya pohon mahoni ditanam pada lahan yang tepat, jangan terlalu dekat dengan bangunan atau tiang listrik, beri jarak sekitar 5 meter, karena pohon mahoni dapat tumbuh tinggi dan akarnya menjalar panjang, jadi agar tidak mengganggu saat pohon sudah besar nanti.
- Agar pohon mahoni dapat tumbuh dengan baik, kokoh, dan kuat, maka perlu dilakukan pemupukan secara teratur. Pupuk yang digunakan setidaknya mengandung unsur nitrogen, fosfor dan kalium.
- Pada pertumbuhan pertama sekitar 2-8 tahun, pohon mahoni perlu dilakukan pemangkasan untuk mengontrol ketinggian tanaman. Pangkaslah bagian tanaman yang telah terjangkit hama dan penyakit.

