Tips berkebun jualpohon.com Tips Menanam dan Merawat Tanaman Buah

Cara Menanam Belimbing Madu Dalam Pot agar Cepat Berbuah

Diperbarui · ms



Tanaman Belimbing madu termasuk salah satu tanaman buah tropis yang terkenal dengan sifatnya yang genjah. Dalam kurung waktu 1-2 tahun setelah tanam, pohon belimbing madu sudah bisa belajar berbuah.

Keunggulan lainnya adalah tanaman belimbing madu dapat dipanen sepanjang tahun tanpa mengenal musim. Rata-rata panen yang bisa dilakukan yaitu 7 hingga 8 kali. Perawatannya juga tidak terlalu sulit dan tidak memerlukan biaya yang mahal.


Syarat Tumbuh Belimbing Madu

Tanaman belimbing madu paling baik ditanam didataran rendah sampai ketinggian 500 mdpl, dengan kemiringan lahan 5°-20°.

Suhu lingkungannya berkisar 20°-30° Celcius.

Curah hujan yang dibutuhkan berkisar 2.000-2.500 mm/tahun dengan komposisi bulan basah dan kering adalah 5-7 bulan basah dan 4-6 bulan kering.

Belimbing madu menyukai tempat terbuka dan mendapat sinar matahari secara memadai, tetapi masih toleran terhadap naungan dengan intensitas penyiaran 45-50%.

Tanah yang sesuai untuk mendukung pertumbuhan tanaman belimbing adalah tanaman yang subur, gembur, banyak mengandung bahan organik, serta memiliki aerasi dan drainase yang baik.

Derajat keasaman tanah (pH) antara 5,5-6,0.

Untuk pertumbuhan optimal, dibutuhkan keadaan angin yang tidak terlalu kencang karena dapat menyebabkan gugurnya bunga atau buah.


Pemilihan Bibit

Pilih Bibit Belimbing Madu dari hasil okulasi atau penyambungan yang berlabel dari penangkaran (penjual bibit) terpercaya.

Pilih bibit yang sehat dan tumbuh baik. Bibit okulasi yang sehat memiliki ciri batang mulus dan bebas dari bercak-bercak akibat serangan cendawan atau bakteri, hanya terdapat satu atau sedikit lengkungan bekas tempelan mata.

Pilih bibit dengan tajuk yang rimbun, subur, dan tampak segar. Hindari memilih bibit dengan kondisi daun yang cacat, berlubang, dan tampak bercak-bercak akibat serangan hama dan penyakit.

Bibit belimbing madu telah berumur enam bulan atau lebih

Tinggi bibit antara 60-70 cm dan diameter batang 1-1,5 cm, bentuk batang lurus dan tidak bercabang, serta warna daun hijau mengilap dan telah membentuk 3-5 flush.


Penyiapan Pot

Pemilihan pot untuk tabulampot belimbing madu dapat berasal dari Drum, Plastik atau Semen cor.

Pot yang direkomendasikan memiliki diameter 50cm. Tetapi paling baik gunakan pot yang sesuai dengan tinggi tanaman, semakin tinggi bibit maka semakin lebar pula tinggi dan diameter pot. 


Penanaman

Sebaiknya, penanaman dilakukan pada sore hari, saat matahari sudah tidak bersinar terik.

Siapkan bibit belimbing madu yang sehat dan pot berupa potongan drum bekas yang bagian dasarnya sudah diberi lubang.

Masukan pecahan batu bata dibagian dasar pot. Lalu masukkan media tanam berupa campuran tanah, pupuk kandang, dan pasir atau sekam dengan perbandingan 1:1:1.

Tanam bibit belimbing madu kedalam pot dengan melepaskan polibag terlebih dahulu. Usahakan, media tanam terbawa bersama akar tanaman.

Siram tanaman belimbing madu dengan air bersih secukupnya.

Tempatkan tanaman bilimbing madu dilokasi terbuka atau sedikit sinar matahari, seperti didepan dan samping teras.





Perawatan

Pertumbuhan tanaman belimbing madu yang optimal diperoleh melalui perawatan yang intensif. Beberapa hal yang perlu dilakukan dalam merawat tanaman buah adalah penyiraman, pemupukam, pemangkasan,dan pembungkusan buah.

  • Penyiraman

Tanaman belimbing madu membutuhkan air sepanjang hidupnya. walaupun selalu membutuhkan air, tanaman belimbing madu tidak menyukai air tergenang. Oleh karena itu, khusus tanaman belimbing dalamn pot, perlu diberi lubang/saluran pengeluaran air didasar pot agar tidak menggenang. Pada penanaman dalam pot sebaiknya dilakukan ketika sebagian besar buah hampir matang.

  • Pemangkasan

Pemangkasan dilakukan untuk membentuk tajuk tanam agar tajuk tanah tidak Saling beradu dengan tajuk tanaman lain. Hal ini juga mendorong produksi buah dan memudahkan pemaneman dari tananman yang tidak terlalu tionggi. Ada tiga macam pemangkasan sebagai berilkut.

Pemangkasan bentuk : Pemangkasan yang dilakukan pada tanaman yang belum produktif dengan umur sekitar 2-3 tahun. Tujuannya membentuk percabangan secara teratur dan mencegah pohon tumbuh terlalu tinggi sehingga pembungkusan dsan pemetikan buah mudah dilakukan. Pemangkasan pada ujung batang utama dengan cara dipotong pada ketinggian 1,5 – 2 m dari permukaan tanah. Biarkan 3-4 cabanh primer yang subur dan kuat untuk tumbuh.

Pemangkasan cabang dan ranting : Pemangkasan tunas yang tumbuh dipangkal dan tengah cabang serta ujung ranting dilkaksanakan setiap 1-2 bulan sekali. Tujuannya agar sinar matahari dapat masuk sehingga mengurangi kelembapan.

  • Pembungkusan buah

Pembungkusan buah bertujuan untuk melindungi buah dari serangan lalat buah dan serangan pemakan buah lainnya sehingga kualitas buah dapat dipertahankan. Pembungkusan buah dilakukan pada saat ukuran buah sebesar jempol jari tangan. Dalam satu rangkaian,dipilih satu buah yang bentuk dan pertumbuhannya terbaik. Bahan pembungkus dapat berupa dua lapis karbon bekas yang ujung dan pangkalnya diikat. Bahan pembungkus lain yang bisa digunakan adalah kantong plastik (PE) yang bagian bawahnya digunting untuk mencegah kelembapan tinggi. Bahan pembungkus plastik dilapisi dengan kertas koran karena kertan koran dapat menyerap uap air hasil respirasi buah.

  • Penggantian Media

Penggantian media atau repotting bisa dilakukan 6—12 bulan sekali. Namun, ada baiknya melihat kondisi tanaman. Jika tanaman terlihat kerdil, mogok berbunga dan berbuah, serta perakaran terlihat menyembul keluar, berarti saatnya melakukan penggantian media. Komposisi media tanam yang digunakan sama dengan komposisi media sebelumnya.


Pemupukan

Pemberian pupuk Dilakukan 30 hari sekali, menggunakan pupuk NPK dan dapat ditambahkan dengan pupuk organik cair.


Pemanenan

Belimbing madu mampu berbuah sepanjang tahun, tetapi panen besar biasanya hanya dilakukan 3-4 kali dalam setahun. Belimbing tergolong buah non-klimakterik sehingga kualitas buah sangat ditentukan pada kondisi saat dipanen. Pemanenan buah dapat diperkirakan dari periode muncul bunga hingga buah siap panen, yaitu berkisar 70-75 hari.

Pemanenen buah belimbing madu sebaiknya dilakukan pagi hari antara pukul 06.00-09.00 atau sore hari antara pukul 15.00-17.00 untuk menghindari panas lapang yang berlebih.


Cara Menanam Buah Pepino

Buah Pepino ini kebanyakan ditanam di dataran tinggi, meskipun juga dapat ditanam didataran rendah. Tanaman pepino tidak tinggi sehingga dapat ditanam di dalam pot, namun tanaman pepino tidak berumur panjang yaitu hanya sekitar 1 (satu) tahun. Pembibitan Buah Pepino Pembibitan tanaman buah pepino dilaksanakan dengan metode vegetatif. metode vegetatif dilaksanakan pasal kemampuan germinasi biji buah pepino amat buruk, sehingga seringkali tak dapat tumbuh dengan baik atau bahkan gagal tumbuh setara sekali. Dengan metode vegetative tunas-tunas yang sudah adanya calon akarnya dipisah didalam polybag serta diperlakukan secara khusus. Setelah disemai, tunas tersebut akan tumbuh dalam waktu 2 hingga 3 minggu. Perawatan Perawatan tanaman buah pepino cenderung mudah karena tidak terlalu banyak memerlukan air. Setelah tanaman berumur 1 bulan, tanaman akan mulai berbunga. Pengendalian Hama serta Penyakit Musuh utama tanaman buah pepino adalah belalang pemakan daun serta ulat. metode pengendaliann...

Cara Merawat Tabulampot Jeruk Santang Madu Agar Cepat Berbuah

Jeruk Santang Madu merupakan varietas jeruk unggulan yang terkenal karena kelezatan buahnya. Sesuai dengan namannya, jeruk santang madu memiliki citarasa semanis madu. Buah Jeruk santang madu bulat sedikit gepeng, daging buahnya juicy dengan kandungan air yang melimpah, rasanya manis dan beraroma harum, serta memiliki biji yang sedikit bahkan terkadang hampir tidak ada. Selain itu, pohon jeruk santang madu memiliki  tampilan yang eksotis dan  ukuran yang tidak terlalu besar . Sehingga mudah ditanam dimana saja bahkan ditempat terbatas seperti dalam pot sekalipun. Agar pertumbuhan tanaman jeruk santang dapat optimal, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah Cara Menanam Bibit Tanaman Jeruk Santang Madu , setelah itu tentu perlu adanya perawatan yang baik dan benar. Cara merawat tanaman jeruk santang madu juga tergolong cukup mudah, dan tentunya akan menjadi hal yang menyenangkan untuk mengisi waktu luang anda. Untuk mempelajari hal tersebut, yuk langsung ikuti langkah - langk...

Cara Menanam Buah Duku Agar Lebih Cepat Berbuah

Duku merupakan tanaman yang tergolong lama berbuah. Tanaman yang dikembangkan dari biji biasanya baru berbuah saat usia 8 hingga 10 tahun. Supaya cepat berbuah, belakangan banyak petani melakukan perbanyakan bibit secara vegetatif dengan teknik okulasi, cangkok, dan sambung pucuk. Syarat Tumbuh Tanaman Duku Dapat tumbuh di daerah dengan kecepatan angin yang rendah. Curah hujan yang tinggi antara 1500 – 2500 mm/tahun. Suhu udara yang baik untuk tanaman duku adalah 19 ° – 24 °  Celcius. Tanaman Duku cocok ditanam pada ketinggian tempat tidak kurang dari 650 mdpl. Tanaman duku lebih senang tumbuh terlindungi, jadi jangan heran jika melihat beberapa tanaman duku yang ditanam di pekarangan rumah tumbuh bersama tanaman lainnya. Duku sangat toleran sekali terhadap kadar garam tinggi, asalkan kandungan pada tanah mengandung banyak bahan organik, dan sangat toleran terhadap kondisi kering. Pemilihan Bibit Memiliih Bibit unggul sebaiknya pilih bibit dari  perbanyakan secara vegetatif de...

Cara Menanam Belimbing Madu Dalam Pot agar Cepat Berbuah

· Belimbing Madu



Tanaman Belimbing madu termasuk salah satu tanaman buah tropis yang terkenal dengan sifatnya yang genjah. Dalam kurung waktu 1-2 tahun setelah tanam, pohon belimbing madu sudah bisa belajar berbuah.

Keunggulan lainnya adalah tanaman belimbing madu dapat dipanen sepanjang tahun tanpa mengenal musim. Rata-rata panen yang bisa dilakukan yaitu 7 hingga 8 kali. Perawatannya juga tidak terlalu sulit dan tidak memerlukan biaya yang mahal.


Syarat Tumbuh Belimbing Madu

Tanaman belimbing madu paling baik ditanam didataran rendah sampai ketinggian 500 mdpl, dengan kemiringan lahan 5°-20°.

Suhu lingkungannya berkisar 20°-30° Celcius.

Curah hujan yang dibutuhkan berkisar 2.000-2.500 mm/tahun dengan komposisi bulan basah dan kering adalah 5-7 bulan basah dan 4-6 bulan kering.

Belimbing madu menyukai tempat terbuka dan mendapat sinar matahari secara memadai, tetapi masih toleran terhadap naungan dengan intensitas penyiaran 45-50%.

Tanah yang sesuai untuk mendukung pertumbuhan tanaman belimbing adalah tanaman yang subur, gembur, banyak mengandung bahan organik, serta memiliki aerasi dan drainase yang baik.

Derajat keasaman tanah (pH) antara 5,5-6,0.

Untuk pertumbuhan optimal, dibutuhkan keadaan angin yang tidak terlalu kencang karena dapat menyebabkan gugurnya bunga atau buah.


Pemilihan Bibit

Pilih Bibit Belimbing Madu dari hasil okulasi atau penyambungan yang berlabel dari penangkaran (penjual bibit) terpercaya.

Pilih bibit yang sehat dan tumbuh baik. Bibit okulasi yang sehat memiliki ciri batang mulus dan bebas dari bercak-bercak akibat serangan cendawan atau bakteri, hanya terdapat satu atau sedikit lengkungan bekas tempelan mata.

Pilih bibit dengan tajuk yang rimbun, subur, dan tampak segar. Hindari memilih bibit dengan kondisi daun yang cacat, berlubang, dan tampak bercak-bercak akibat serangan hama dan penyakit.

Bibit belimbing madu telah berumur enam bulan atau lebih

Tinggi bibit antara 60-70 cm dan diameter batang 1-1,5 cm, bentuk batang lurus dan tidak bercabang, serta warna daun hijau mengilap dan telah membentuk 3-5 flush.


Penyiapan Pot

Pemilihan pot untuk tabulampot belimbing madu dapat berasal dari Drum, Plastik atau Semen cor.

Pot yang direkomendasikan memiliki diameter 50cm. Tetapi paling baik gunakan pot yang sesuai dengan tinggi tanaman, semakin tinggi bibit maka semakin lebar pula tinggi dan diameter pot. 


Penanaman

Sebaiknya, penanaman dilakukan pada sore hari, saat matahari sudah tidak bersinar terik.

Siapkan bibit belimbing madu yang sehat dan pot berupa potongan drum bekas yang bagian dasarnya sudah diberi lubang.

Masukan pecahan batu bata dibagian dasar pot. Lalu masukkan media tanam berupa campuran tanah, pupuk kandang, dan pasir atau sekam dengan perbandingan 1:1:1.

Tanam bibit belimbing madu kedalam pot dengan melepaskan polibag terlebih dahulu. Usahakan, media tanam terbawa bersama akar tanaman.

Siram tanaman belimbing madu dengan air bersih secukupnya.

Tempatkan tanaman bilimbing madu dilokasi terbuka atau sedikit sinar matahari, seperti didepan dan samping teras.





Perawatan

Pertumbuhan tanaman belimbing madu yang optimal diperoleh melalui perawatan yang intensif. Beberapa hal yang perlu dilakukan dalam merawat tanaman buah adalah penyiraman, pemupukam, pemangkasan,dan pembungkusan buah.

  • Penyiraman

Tanaman belimbing madu membutuhkan air sepanjang hidupnya. walaupun selalu membutuhkan air, tanaman belimbing madu tidak menyukai air tergenang. Oleh karena itu, khusus tanaman belimbing dalamn pot, perlu diberi lubang/saluran pengeluaran air didasar pot agar tidak menggenang. Pada penanaman dalam pot sebaiknya dilakukan ketika sebagian besar buah hampir matang.

  • Pemangkasan

Pemangkasan dilakukan untuk membentuk tajuk tanam agar tajuk tanah tidak Saling beradu dengan tajuk tanaman lain. Hal ini juga mendorong produksi buah dan memudahkan pemaneman dari tananman yang tidak terlalu tionggi. Ada tiga macam pemangkasan sebagai berilkut.

Pemangkasan bentuk : Pemangkasan yang dilakukan pada tanaman yang belum produktif dengan umur sekitar 2-3 tahun. Tujuannya membentuk percabangan secara teratur dan mencegah pohon tumbuh terlalu tinggi sehingga pembungkusan dsan pemetikan buah mudah dilakukan. Pemangkasan pada ujung batang utama dengan cara dipotong pada ketinggian 1,5 – 2 m dari permukaan tanah. Biarkan 3-4 cabanh primer yang subur dan kuat untuk tumbuh.

Pemangkasan cabang dan ranting : Pemangkasan tunas yang tumbuh dipangkal dan tengah cabang serta ujung ranting dilkaksanakan setiap 1-2 bulan sekali. Tujuannya agar sinar matahari dapat masuk sehingga mengurangi kelembapan.

  • Pembungkusan buah

Pembungkusan buah bertujuan untuk melindungi buah dari serangan lalat buah dan serangan pemakan buah lainnya sehingga kualitas buah dapat dipertahankan. Pembungkusan buah dilakukan pada saat ukuran buah sebesar jempol jari tangan. Dalam satu rangkaian,dipilih satu buah yang bentuk dan pertumbuhannya terbaik. Bahan pembungkus dapat berupa dua lapis karbon bekas yang ujung dan pangkalnya diikat. Bahan pembungkus lain yang bisa digunakan adalah kantong plastik (PE) yang bagian bawahnya digunting untuk mencegah kelembapan tinggi. Bahan pembungkus plastik dilapisi dengan kertas koran karena kertan koran dapat menyerap uap air hasil respirasi buah.

  • Penggantian Media

Penggantian media atau repotting bisa dilakukan 6—12 bulan sekali. Namun, ada baiknya melihat kondisi tanaman. Jika tanaman terlihat kerdil, mogok berbunga dan berbuah, serta perakaran terlihat menyembul keluar, berarti saatnya melakukan penggantian media. Komposisi media tanam yang digunakan sama dengan komposisi media sebelumnya.


Pemupukan

Pemberian pupuk Dilakukan 30 hari sekali, menggunakan pupuk NPK dan dapat ditambahkan dengan pupuk organik cair.


Pemanenan

Belimbing madu mampu berbuah sepanjang tahun, tetapi panen besar biasanya hanya dilakukan 3-4 kali dalam setahun. Belimbing tergolong buah non-klimakterik sehingga kualitas buah sangat ditentukan pada kondisi saat dipanen. Pemanenan buah dapat diperkirakan dari periode muncul bunga hingga buah siap panen, yaitu berkisar 70-75 hari.

Pemanenen buah belimbing madu sebaiknya dilakukan pagi hari antara pukul 06.00-09.00 atau sore hari antara pukul 15.00-17.00 untuk menghindari panas lapang yang berlebih.


Butuh bibit atau pohon besarnya?

CV. Agro Joglo Bersama (Kediri) menyediakan bibit unggul dan pohon siap tanam, kirim ke seluruh Indonesia. Tanya stok, ukuran, dan ongkos kirim langsung lewat WhatsApp.

Cari Blog Ini

Cara Menanam Belimbing Madu Dalam Pot agar Cepat Berbuah

Oleh ms · · Belimbing Madu



Tanaman Belimbing madu termasuk salah satu tanaman buah tropis yang terkenal dengan sifatnya yang genjah. Dalam kurung waktu 1-2 tahun setelah tanam, pohon belimbing madu sudah bisa belajar berbuah.

Keunggulan lainnya adalah tanaman belimbing madu dapat dipanen sepanjang tahun tanpa mengenal musim. Rata-rata panen yang bisa dilakukan yaitu 7 hingga 8 kali. Perawatannya juga tidak terlalu sulit dan tidak memerlukan biaya yang mahal.


Syarat Tumbuh Belimbing Madu

Tanaman belimbing madu paling baik ditanam didataran rendah sampai ketinggian 500 mdpl, dengan kemiringan lahan 5°-20°.

Suhu lingkungannya berkisar 20°-30° Celcius.

Curah hujan yang dibutuhkan berkisar 2.000-2.500 mm/tahun dengan komposisi bulan basah dan kering adalah 5-7 bulan basah dan 4-6 bulan kering.

Belimbing madu menyukai tempat terbuka dan mendapat sinar matahari secara memadai, tetapi masih toleran terhadap naungan dengan intensitas penyiaran 45-50%.

Tanah yang sesuai untuk mendukung pertumbuhan tanaman belimbing adalah tanaman yang subur, gembur, banyak mengandung bahan organik, serta memiliki aerasi dan drainase yang baik.

Derajat keasaman tanah (pH) antara 5,5-6,0.

Untuk pertumbuhan optimal, dibutuhkan keadaan angin yang tidak terlalu kencang karena dapat menyebabkan gugurnya bunga atau buah.


Pemilihan Bibit

Pilih Bibit Belimbing Madu dari hasil okulasi atau penyambungan yang berlabel dari penangkaran (penjual bibit) terpercaya.

Pilih bibit yang sehat dan tumbuh baik. Bibit okulasi yang sehat memiliki ciri batang mulus dan bebas dari bercak-bercak akibat serangan cendawan atau bakteri, hanya terdapat satu atau sedikit lengkungan bekas tempelan mata.

Pilih bibit dengan tajuk yang rimbun, subur, dan tampak segar. Hindari memilih bibit dengan kondisi daun yang cacat, berlubang, dan tampak bercak-bercak akibat serangan hama dan penyakit.

Bibit belimbing madu telah berumur enam bulan atau lebih

Tinggi bibit antara 60-70 cm dan diameter batang 1-1,5 cm, bentuk batang lurus dan tidak bercabang, serta warna daun hijau mengilap dan telah membentuk 3-5 flush.


Penyiapan Pot

Pemilihan pot untuk tabulampot belimbing madu dapat berasal dari Drum, Plastik atau Semen cor.

Pot yang direkomendasikan memiliki diameter 50cm. Tetapi paling baik gunakan pot yang sesuai dengan tinggi tanaman, semakin tinggi bibit maka semakin lebar pula tinggi dan diameter pot. 


Penanaman

Sebaiknya, penanaman dilakukan pada sore hari, saat matahari sudah tidak bersinar terik.

Siapkan bibit belimbing madu yang sehat dan pot berupa potongan drum bekas yang bagian dasarnya sudah diberi lubang.

Masukan pecahan batu bata dibagian dasar pot. Lalu masukkan media tanam berupa campuran tanah, pupuk kandang, dan pasir atau sekam dengan perbandingan 1:1:1.

Tanam bibit belimbing madu kedalam pot dengan melepaskan polibag terlebih dahulu. Usahakan, media tanam terbawa bersama akar tanaman.

Siram tanaman belimbing madu dengan air bersih secukupnya.

Tempatkan tanaman bilimbing madu dilokasi terbuka atau sedikit sinar matahari, seperti didepan dan samping teras.





Perawatan

Pertumbuhan tanaman belimbing madu yang optimal diperoleh melalui perawatan yang intensif. Beberapa hal yang perlu dilakukan dalam merawat tanaman buah adalah penyiraman, pemupukam, pemangkasan,dan pembungkusan buah.

  • Penyiraman

Tanaman belimbing madu membutuhkan air sepanjang hidupnya. walaupun selalu membutuhkan air, tanaman belimbing madu tidak menyukai air tergenang. Oleh karena itu, khusus tanaman belimbing dalamn pot, perlu diberi lubang/saluran pengeluaran air didasar pot agar tidak menggenang. Pada penanaman dalam pot sebaiknya dilakukan ketika sebagian besar buah hampir matang.

  • Pemangkasan

Pemangkasan dilakukan untuk membentuk tajuk tanam agar tajuk tanah tidak Saling beradu dengan tajuk tanaman lain. Hal ini juga mendorong produksi buah dan memudahkan pemaneman dari tananman yang tidak terlalu tionggi. Ada tiga macam pemangkasan sebagai berilkut.

Pemangkasan bentuk : Pemangkasan yang dilakukan pada tanaman yang belum produktif dengan umur sekitar 2-3 tahun. Tujuannya membentuk percabangan secara teratur dan mencegah pohon tumbuh terlalu tinggi sehingga pembungkusan dsan pemetikan buah mudah dilakukan. Pemangkasan pada ujung batang utama dengan cara dipotong pada ketinggian 1,5 – 2 m dari permukaan tanah. Biarkan 3-4 cabanh primer yang subur dan kuat untuk tumbuh.

Pemangkasan cabang dan ranting : Pemangkasan tunas yang tumbuh dipangkal dan tengah cabang serta ujung ranting dilkaksanakan setiap 1-2 bulan sekali. Tujuannya agar sinar matahari dapat masuk sehingga mengurangi kelembapan.

  • Pembungkusan buah

Pembungkusan buah bertujuan untuk melindungi buah dari serangan lalat buah dan serangan pemakan buah lainnya sehingga kualitas buah dapat dipertahankan. Pembungkusan buah dilakukan pada saat ukuran buah sebesar jempol jari tangan. Dalam satu rangkaian,dipilih satu buah yang bentuk dan pertumbuhannya terbaik. Bahan pembungkus dapat berupa dua lapis karbon bekas yang ujung dan pangkalnya diikat. Bahan pembungkus lain yang bisa digunakan adalah kantong plastik (PE) yang bagian bawahnya digunting untuk mencegah kelembapan tinggi. Bahan pembungkus plastik dilapisi dengan kertas koran karena kertan koran dapat menyerap uap air hasil respirasi buah.

  • Penggantian Media

Penggantian media atau repotting bisa dilakukan 6—12 bulan sekali. Namun, ada baiknya melihat kondisi tanaman. Jika tanaman terlihat kerdil, mogok berbunga dan berbuah, serta perakaran terlihat menyembul keluar, berarti saatnya melakukan penggantian media. Komposisi media tanam yang digunakan sama dengan komposisi media sebelumnya.


Pemupukan

Pemberian pupuk Dilakukan 30 hari sekali, menggunakan pupuk NPK dan dapat ditambahkan dengan pupuk organik cair.


Pemanenan

Belimbing madu mampu berbuah sepanjang tahun, tetapi panen besar biasanya hanya dilakukan 3-4 kali dalam setahun. Belimbing tergolong buah non-klimakterik sehingga kualitas buah sangat ditentukan pada kondisi saat dipanen. Pemanenan buah dapat diperkirakan dari periode muncul bunga hingga buah siap panen, yaitu berkisar 70-75 hari.

Pemanenen buah belimbing madu sebaiknya dilakukan pagi hari antara pukul 06.00-09.00 atau sore hari antara pukul 15.00-17.00 untuk menghindari panas lapang yang berlebih.


Butuh bibit atau pohon besarnya?

CV. Agro Joglo Bersama (Kediri) menyediakan bibit unggul dan pohon siap tanam, kirim ke seluruh Indonesia. Tanya stok, ukuran, dan ongkos kirim langsung lewat WhatsApp.

Cara Menanam Belimbing Madu Dalam Pot agar Cepat Berbuah

Oleh ms · · Belimbing Madu



Tanaman Belimbing madu termasuk salah satu tanaman buah tropis yang terkenal dengan sifatnya yang genjah. Dalam kurung waktu 1-2 tahun setelah tanam, pohon belimbing madu sudah bisa belajar berbuah.

Keunggulan lainnya adalah tanaman belimbing madu dapat dipanen sepanjang tahun tanpa mengenal musim. Rata-rata panen yang bisa dilakukan yaitu 7 hingga 8 kali. Perawatannya juga tidak terlalu sulit dan tidak memerlukan biaya yang mahal.


Syarat Tumbuh Belimbing Madu

Tanaman belimbing madu paling baik ditanam didataran rendah sampai ketinggian 500 mdpl, dengan kemiringan lahan 5°-20°.

Suhu lingkungannya berkisar 20°-30° Celcius.

Curah hujan yang dibutuhkan berkisar 2.000-2.500 mm/tahun dengan komposisi bulan basah dan kering adalah 5-7 bulan basah dan 4-6 bulan kering.

Belimbing madu menyukai tempat terbuka dan mendapat sinar matahari secara memadai, tetapi masih toleran terhadap naungan dengan intensitas penyiaran 45-50%.

Tanah yang sesuai untuk mendukung pertumbuhan tanaman belimbing adalah tanaman yang subur, gembur, banyak mengandung bahan organik, serta memiliki aerasi dan drainase yang baik.

Derajat keasaman tanah (pH) antara 5,5-6,0.

Untuk pertumbuhan optimal, dibutuhkan keadaan angin yang tidak terlalu kencang karena dapat menyebabkan gugurnya bunga atau buah.


Pemilihan Bibit

Pilih Bibit Belimbing Madu dari hasil okulasi atau penyambungan yang berlabel dari penangkaran (penjual bibit) terpercaya.

Pilih bibit yang sehat dan tumbuh baik. Bibit okulasi yang sehat memiliki ciri batang mulus dan bebas dari bercak-bercak akibat serangan cendawan atau bakteri, hanya terdapat satu atau sedikit lengkungan bekas tempelan mata.

Pilih bibit dengan tajuk yang rimbun, subur, dan tampak segar. Hindari memilih bibit dengan kondisi daun yang cacat, berlubang, dan tampak bercak-bercak akibat serangan hama dan penyakit.

Bibit belimbing madu telah berumur enam bulan atau lebih

Tinggi bibit antara 60-70 cm dan diameter batang 1-1,5 cm, bentuk batang lurus dan tidak bercabang, serta warna daun hijau mengilap dan telah membentuk 3-5 flush.


Penyiapan Pot

Pemilihan pot untuk tabulampot belimbing madu dapat berasal dari Drum, Plastik atau Semen cor.

Pot yang direkomendasikan memiliki diameter 50cm. Tetapi paling baik gunakan pot yang sesuai dengan tinggi tanaman, semakin tinggi bibit maka semakin lebar pula tinggi dan diameter pot. 


Penanaman

Sebaiknya, penanaman dilakukan pada sore hari, saat matahari sudah tidak bersinar terik.

Siapkan bibit belimbing madu yang sehat dan pot berupa potongan drum bekas yang bagian dasarnya sudah diberi lubang.

Masukan pecahan batu bata dibagian dasar pot. Lalu masukkan media tanam berupa campuran tanah, pupuk kandang, dan pasir atau sekam dengan perbandingan 1:1:1.

Tanam bibit belimbing madu kedalam pot dengan melepaskan polibag terlebih dahulu. Usahakan, media tanam terbawa bersama akar tanaman.

Siram tanaman belimbing madu dengan air bersih secukupnya.

Tempatkan tanaman bilimbing madu dilokasi terbuka atau sedikit sinar matahari, seperti didepan dan samping teras.





Perawatan

Pertumbuhan tanaman belimbing madu yang optimal diperoleh melalui perawatan yang intensif. Beberapa hal yang perlu dilakukan dalam merawat tanaman buah adalah penyiraman, pemupukam, pemangkasan,dan pembungkusan buah.

  • Penyiraman

Tanaman belimbing madu membutuhkan air sepanjang hidupnya. walaupun selalu membutuhkan air, tanaman belimbing madu tidak menyukai air tergenang. Oleh karena itu, khusus tanaman belimbing dalamn pot, perlu diberi lubang/saluran pengeluaran air didasar pot agar tidak menggenang. Pada penanaman dalam pot sebaiknya dilakukan ketika sebagian besar buah hampir matang.

  • Pemangkasan

Pemangkasan dilakukan untuk membentuk tajuk tanam agar tajuk tanah tidak Saling beradu dengan tajuk tanaman lain. Hal ini juga mendorong produksi buah dan memudahkan pemaneman dari tananman yang tidak terlalu tionggi. Ada tiga macam pemangkasan sebagai berilkut.

Pemangkasan bentuk : Pemangkasan yang dilakukan pada tanaman yang belum produktif dengan umur sekitar 2-3 tahun. Tujuannya membentuk percabangan secara teratur dan mencegah pohon tumbuh terlalu tinggi sehingga pembungkusan dsan pemetikan buah mudah dilakukan. Pemangkasan pada ujung batang utama dengan cara dipotong pada ketinggian 1,5 – 2 m dari permukaan tanah. Biarkan 3-4 cabanh primer yang subur dan kuat untuk tumbuh.

Pemangkasan cabang dan ranting : Pemangkasan tunas yang tumbuh dipangkal dan tengah cabang serta ujung ranting dilkaksanakan setiap 1-2 bulan sekali. Tujuannya agar sinar matahari dapat masuk sehingga mengurangi kelembapan.

  • Pembungkusan buah

Pembungkusan buah bertujuan untuk melindungi buah dari serangan lalat buah dan serangan pemakan buah lainnya sehingga kualitas buah dapat dipertahankan. Pembungkusan buah dilakukan pada saat ukuran buah sebesar jempol jari tangan. Dalam satu rangkaian,dipilih satu buah yang bentuk dan pertumbuhannya terbaik. Bahan pembungkus dapat berupa dua lapis karbon bekas yang ujung dan pangkalnya diikat. Bahan pembungkus lain yang bisa digunakan adalah kantong plastik (PE) yang bagian bawahnya digunting untuk mencegah kelembapan tinggi. Bahan pembungkus plastik dilapisi dengan kertas koran karena kertan koran dapat menyerap uap air hasil respirasi buah.

  • Penggantian Media

Penggantian media atau repotting bisa dilakukan 6—12 bulan sekali. Namun, ada baiknya melihat kondisi tanaman. Jika tanaman terlihat kerdil, mogok berbunga dan berbuah, serta perakaran terlihat menyembul keluar, berarti saatnya melakukan penggantian media. Komposisi media tanam yang digunakan sama dengan komposisi media sebelumnya.


Pemupukan

Pemberian pupuk Dilakukan 30 hari sekali, menggunakan pupuk NPK dan dapat ditambahkan dengan pupuk organik cair.


Pemanenan

Belimbing madu mampu berbuah sepanjang tahun, tetapi panen besar biasanya hanya dilakukan 3-4 kali dalam setahun. Belimbing tergolong buah non-klimakterik sehingga kualitas buah sangat ditentukan pada kondisi saat dipanen. Pemanenan buah dapat diperkirakan dari periode muncul bunga hingga buah siap panen, yaitu berkisar 70-75 hari.

Pemanenen buah belimbing madu sebaiknya dilakukan pagi hari antara pukul 06.00-09.00 atau sore hari antara pukul 15.00-17.00 untuk menghindari panas lapang yang berlebih.


Butuh bibit atau pohon besarnya?

CV. Agro Joglo Bersama (Kediri) menyediakan bibit unggul dan pohon siap tanam, kirim ke seluruh Indonesia. Tanya stok, ukuran, dan ongkos kirim langsung lewat WhatsApp.

Tanya stok bibit