Tips berkebun jualpohon.com Tips Menanam dan Merawat Tanaman Buah

Cara Menanam Buah Naga (Pitaya) yang Benar

Diperbarui · ms

Memilih Bibit Buah Naga

Buah naga bisa diperbanyak dengan cara generatif maupun vegetatif.

Cara generatif yang dimaksud di sini adalah memperbanyak tanaman buah naga dari biji buah tersebut.

Namun, cara ini sedikit lebih sulit, makanya cara vegetatif lebih banyak dipakai dan cepat menghasilkan buah.

Ambil bibit buah naga dengan melakukan stek pada batang yang sudah pernah berbuah. Pilih batang berwarna hijau dan sehat, keras, tua, dan memiliki diameter minimal 8 cm.

Setelahnya, potong batang dengan panjang 80-120 cm. Sisakan sekitar 20%, kemudian sisanya jadikan bibit tanaman dengan panjang 20-30 cm.

Bagian atas potong rata dan bagian bawah untuk ditanam, potong runcing. Agar tidak terserang jamur, bibit sebaiknya dicelupkan dulu dalam fungisida.


Memilih Lokasi Tanam

Buah naga dapat tumbuh dengan subur di daerah tropis, dengan ketinggian 0-300 meter di atas permukaan laut dan memiliki curah hujan sekitar 720 mm/tahun.

Pohon buah naga cocok untuk daerah ladang yang bila hujan selesai, tidak menggenang, jik lokasi tanam terlalu basah dan kurang mendapat sinar matahari, justru akan membuat pohon buah naga mengalami kebusukan pada batangnya.


Membuat Tiang Panjat

Tiang panjat dibutuhkan untuk menopang batang pohon buah naga agar tidak mudah roboh. Membuatnya bisa dari kayu atau bambu yang cukup kuat.

Tiang panjat harus ditanam ke dalam tanah sedalam 50 cm agar tiang dapat berdiri dengan kokoh dalam menopang pertumbuhan pohon buah naga.

Tiang panjat diperlukan untuk menopang batang pohon buah naga agar tidak mudah roboh. Buatlah secara berbaris dengan jarak 2 meter antar tiang dan 3 meter antar baris.


Membuat Lubang Tanam

Pada saat membuat lubang tanam perlu diperhatikan, setiap tiang panjat dikelilingi 4 buah lubang tanam, dengan ukuran 50x50 cm dan kedalaman 25 cm

Kemudian isi lubang tersebut dengan pupuk, tanah, pasir, dan kapur pertanian jika tersedia. Siram lubang hingga basah, tetapi jangan sampai menggenang.

Setelahnya, diamkan lubang hingga kering karena sinar matahari. Setelah 2-3 hari, taburkan pupuk TSP secukupnya melingkari tiang.


Menanam Batang

Tancapkan batang pohon yang sudah dipotong tadi, lalu timbun dengan tanah sambil dipadatkan.

4 batang buah naga membutuhkan satu tiang panjat. Tanam dengan jarak 10 cm dari tiang.

Setelah ditanam, ikat batang tersebut supaya menempel pada tiang panjat. Jangan terlalu kuat, agar pohon buah naga nantinya masih memiliki ruang gerak dan tidak mengganggu bibit buah naga lainnya.

Potong tunas baru apabila bercabang sebelum mencapai puncak tiang panjat.





Perawatan Tanaman Buah Naga

Setelah berhasil menanam buah naga di rumah, hal lain yang tak kalah penting untuk diperhatikan adalah cara perawatannya.

  • Hama

Secara umum, tanaman buah naga tidak rentan terhadap hama

Ketika buahnya mulai muncul perlu melindungi tanaman menggunakan jaring burung agar menjaga buah naga tetap aman dari kelelawar dan burung.

  • Bintik Naga

Bintik-bintik pada batang dan daun tanaman, ini bisa menjadi tanda infeksi. Buah naga rentan terhadap infeksi bakteri yang menyebabkan batang membusuk.

Apabila melihat bintik-bintik tersebut, jangan khawatir karena dalam banyak kasus, tanaman buah naga akan melawannya sendiri.

  • Pemangkasan

Jika tanaman buah naga sedikit tumbuh tidak terkendali, potonglah tanaman buah naga di musim panas.

Perhatikan juga tanda-tanda pembusukan pada tanaman buah naga yang disebabkan oleh kondisi cuaca yang ekstrem.

Bagian tanaman yang membusuk dapat dipotong dengan aman menggunakan gunting tajam.

  • Pengairan

Pastikan tanah tidak basah kuyup saat penyiraman, apabila ragu sebaiknya tunda penyiraman selama satu atau dua hari.

Jika penyiraman tanaman buah naga terlalu sering, hal ini bisa menyebabkan akarnya membusuk.

  • Pemupukan

Habitat alami tanaman ini penuh dengan nutrisi sehingga perlu dorongan ekstra dari pupuk untuk tumbuh subur di kebun rumah.

Selama musim tanam, pupuklah tanaman buah naga sebulan sekali untuk memberikan nutrisi yang dibutuhkannya.


Memanen Buah Naga

Setelah pohon buah naga mulai berbuah, untuk meemanen nya cukup mudah.

Carilah buah-buahan berwarna bagus yang “sayap”nya (kelopak kulit di bagian luar buah) sudah mulai layu.

Putar buah dengan lembut. Jika sudah matang, buah naga akan mudah lepas dari batangnya.

Jangan menunggu buah jatuh dari batang dengan sendirinya. Hal itu akan membuat buah naga terlalu matang.


Cara Menanam Buah Pepino

Buah Pepino ini kebanyakan ditanam di dataran tinggi, meskipun juga dapat ditanam didataran rendah. Tanaman pepino tidak tinggi sehingga dapat ditanam di dalam pot, namun tanaman pepino tidak berumur panjang yaitu hanya sekitar 1 (satu) tahun. Pembibitan Buah Pepino Pembibitan tanaman buah pepino dilaksanakan dengan metode vegetatif. metode vegetatif dilaksanakan pasal kemampuan germinasi biji buah pepino amat buruk, sehingga seringkali tak dapat tumbuh dengan baik atau bahkan gagal tumbuh setara sekali. Dengan metode vegetative tunas-tunas yang sudah adanya calon akarnya dipisah didalam polybag serta diperlakukan secara khusus. Setelah disemai, tunas tersebut akan tumbuh dalam waktu 2 hingga 3 minggu. Perawatan Perawatan tanaman buah pepino cenderung mudah karena tidak terlalu banyak memerlukan air. Setelah tanaman berumur 1 bulan, tanaman akan mulai berbunga. Pengendalian Hama serta Penyakit Musuh utama tanaman buah pepino adalah belalang pemakan daun serta ulat. metode pengendaliann...

Cara Merawat Tabulampot Jeruk Santang Madu Agar Cepat Berbuah

Jeruk Santang Madu merupakan varietas jeruk unggulan yang terkenal karena kelezatan buahnya. Sesuai dengan namannya, jeruk santang madu memiliki citarasa semanis madu. Buah Jeruk santang madu bulat sedikit gepeng, daging buahnya juicy dengan kandungan air yang melimpah, rasanya manis dan beraroma harum, serta memiliki biji yang sedikit bahkan terkadang hampir tidak ada. Selain itu, pohon jeruk santang madu memiliki  tampilan yang eksotis dan  ukuran yang tidak terlalu besar . Sehingga mudah ditanam dimana saja bahkan ditempat terbatas seperti dalam pot sekalipun. Agar pertumbuhan tanaman jeruk santang dapat optimal, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah Cara Menanam Bibit Tanaman Jeruk Santang Madu , setelah itu tentu perlu adanya perawatan yang baik dan benar. Cara merawat tanaman jeruk santang madu juga tergolong cukup mudah, dan tentunya akan menjadi hal yang menyenangkan untuk mengisi waktu luang anda. Untuk mempelajari hal tersebut, yuk langsung ikuti langkah - langk...

Cara Menanam Buah Duku Agar Lebih Cepat Berbuah

Duku merupakan tanaman yang tergolong lama berbuah. Tanaman yang dikembangkan dari biji biasanya baru berbuah saat usia 8 hingga 10 tahun. Supaya cepat berbuah, belakangan banyak petani melakukan perbanyakan bibit secara vegetatif dengan teknik okulasi, cangkok, dan sambung pucuk. Syarat Tumbuh Tanaman Duku Dapat tumbuh di daerah dengan kecepatan angin yang rendah. Curah hujan yang tinggi antara 1500 – 2500 mm/tahun. Suhu udara yang baik untuk tanaman duku adalah 19 ° – 24 °  Celcius. Tanaman Duku cocok ditanam pada ketinggian tempat tidak kurang dari 650 mdpl. Tanaman duku lebih senang tumbuh terlindungi, jadi jangan heran jika melihat beberapa tanaman duku yang ditanam di pekarangan rumah tumbuh bersama tanaman lainnya. Duku sangat toleran sekali terhadap kadar garam tinggi, asalkan kandungan pada tanah mengandung banyak bahan organik, dan sangat toleran terhadap kondisi kering. Pemilihan Bibit Memiliih Bibit unggul sebaiknya pilih bibit dari  perbanyakan secara vegetatif de...

Cara Menanam Buah Naga (Pitaya) yang Benar

· Buah Naga

Memilih Bibit Buah Naga

Buah naga bisa diperbanyak dengan cara generatif maupun vegetatif.

Cara generatif yang dimaksud di sini adalah memperbanyak tanaman buah naga dari biji buah tersebut.

Namun, cara ini sedikit lebih sulit, makanya cara vegetatif lebih banyak dipakai dan cepat menghasilkan buah.

Ambil bibit buah naga dengan melakukan stek pada batang yang sudah pernah berbuah. Pilih batang berwarna hijau dan sehat, keras, tua, dan memiliki diameter minimal 8 cm.

Setelahnya, potong batang dengan panjang 80-120 cm. Sisakan sekitar 20%, kemudian sisanya jadikan bibit tanaman dengan panjang 20-30 cm.

Bagian atas potong rata dan bagian bawah untuk ditanam, potong runcing. Agar tidak terserang jamur, bibit sebaiknya dicelupkan dulu dalam fungisida.


Memilih Lokasi Tanam

Buah naga dapat tumbuh dengan subur di daerah tropis, dengan ketinggian 0-300 meter di atas permukaan laut dan memiliki curah hujan sekitar 720 mm/tahun.

Pohon buah naga cocok untuk daerah ladang yang bila hujan selesai, tidak menggenang, jik lokasi tanam terlalu basah dan kurang mendapat sinar matahari, justru akan membuat pohon buah naga mengalami kebusukan pada batangnya.


Membuat Tiang Panjat

Tiang panjat dibutuhkan untuk menopang batang pohon buah naga agar tidak mudah roboh. Membuatnya bisa dari kayu atau bambu yang cukup kuat.

Tiang panjat harus ditanam ke dalam tanah sedalam 50 cm agar tiang dapat berdiri dengan kokoh dalam menopang pertumbuhan pohon buah naga.

Tiang panjat diperlukan untuk menopang batang pohon buah naga agar tidak mudah roboh. Buatlah secara berbaris dengan jarak 2 meter antar tiang dan 3 meter antar baris.


Membuat Lubang Tanam

Pada saat membuat lubang tanam perlu diperhatikan, setiap tiang panjat dikelilingi 4 buah lubang tanam, dengan ukuran 50x50 cm dan kedalaman 25 cm

Kemudian isi lubang tersebut dengan pupuk, tanah, pasir, dan kapur pertanian jika tersedia. Siram lubang hingga basah, tetapi jangan sampai menggenang.

Setelahnya, diamkan lubang hingga kering karena sinar matahari. Setelah 2-3 hari, taburkan pupuk TSP secukupnya melingkari tiang.


Menanam Batang

Tancapkan batang pohon yang sudah dipotong tadi, lalu timbun dengan tanah sambil dipadatkan.

4 batang buah naga membutuhkan satu tiang panjat. Tanam dengan jarak 10 cm dari tiang.

Setelah ditanam, ikat batang tersebut supaya menempel pada tiang panjat. Jangan terlalu kuat, agar pohon buah naga nantinya masih memiliki ruang gerak dan tidak mengganggu bibit buah naga lainnya.

Potong tunas baru apabila bercabang sebelum mencapai puncak tiang panjat.





Perawatan Tanaman Buah Naga

Setelah berhasil menanam buah naga di rumah, hal lain yang tak kalah penting untuk diperhatikan adalah cara perawatannya.

  • Hama

Secara umum, tanaman buah naga tidak rentan terhadap hama

Ketika buahnya mulai muncul perlu melindungi tanaman menggunakan jaring burung agar menjaga buah naga tetap aman dari kelelawar dan burung.

  • Bintik Naga

Bintik-bintik pada batang dan daun tanaman, ini bisa menjadi tanda infeksi. Buah naga rentan terhadap infeksi bakteri yang menyebabkan batang membusuk.

Apabila melihat bintik-bintik tersebut, jangan khawatir karena dalam banyak kasus, tanaman buah naga akan melawannya sendiri.

  • Pemangkasan

Jika tanaman buah naga sedikit tumbuh tidak terkendali, potonglah tanaman buah naga di musim panas.

Perhatikan juga tanda-tanda pembusukan pada tanaman buah naga yang disebabkan oleh kondisi cuaca yang ekstrem.

Bagian tanaman yang membusuk dapat dipotong dengan aman menggunakan gunting tajam.

  • Pengairan

Pastikan tanah tidak basah kuyup saat penyiraman, apabila ragu sebaiknya tunda penyiraman selama satu atau dua hari.

Jika penyiraman tanaman buah naga terlalu sering, hal ini bisa menyebabkan akarnya membusuk.

  • Pemupukan

Habitat alami tanaman ini penuh dengan nutrisi sehingga perlu dorongan ekstra dari pupuk untuk tumbuh subur di kebun rumah.

Selama musim tanam, pupuklah tanaman buah naga sebulan sekali untuk memberikan nutrisi yang dibutuhkannya.


Memanen Buah Naga

Setelah pohon buah naga mulai berbuah, untuk meemanen nya cukup mudah.

Carilah buah-buahan berwarna bagus yang “sayap”nya (kelopak kulit di bagian luar buah) sudah mulai layu.

Putar buah dengan lembut. Jika sudah matang, buah naga akan mudah lepas dari batangnya.

Jangan menunggu buah jatuh dari batang dengan sendirinya. Hal itu akan membuat buah naga terlalu matang.


Topik: Buah Naga
Butuh bibit atau pohon besarnya?

CV. Agro Joglo Bersama (Kediri) menyediakan bibit unggul dan pohon siap tanam, kirim ke seluruh Indonesia. Tanya stok, ukuran, dan ongkos kirim langsung lewat WhatsApp.

Cari Blog Ini

Cara Menanam Buah Naga (Pitaya) yang Benar

Oleh ms · · Buah Naga

Memilih Bibit Buah Naga

Buah naga bisa diperbanyak dengan cara generatif maupun vegetatif.

Cara generatif yang dimaksud di sini adalah memperbanyak tanaman buah naga dari biji buah tersebut.

Namun, cara ini sedikit lebih sulit, makanya cara vegetatif lebih banyak dipakai dan cepat menghasilkan buah.

Ambil bibit buah naga dengan melakukan stek pada batang yang sudah pernah berbuah. Pilih batang berwarna hijau dan sehat, keras, tua, dan memiliki diameter minimal 8 cm.

Setelahnya, potong batang dengan panjang 80-120 cm. Sisakan sekitar 20%, kemudian sisanya jadikan bibit tanaman dengan panjang 20-30 cm.

Bagian atas potong rata dan bagian bawah untuk ditanam, potong runcing. Agar tidak terserang jamur, bibit sebaiknya dicelupkan dulu dalam fungisida.


Memilih Lokasi Tanam

Buah naga dapat tumbuh dengan subur di daerah tropis, dengan ketinggian 0-300 meter di atas permukaan laut dan memiliki curah hujan sekitar 720 mm/tahun.

Pohon buah naga cocok untuk daerah ladang yang bila hujan selesai, tidak menggenang, jik lokasi tanam terlalu basah dan kurang mendapat sinar matahari, justru akan membuat pohon buah naga mengalami kebusukan pada batangnya.


Membuat Tiang Panjat

Tiang panjat dibutuhkan untuk menopang batang pohon buah naga agar tidak mudah roboh. Membuatnya bisa dari kayu atau bambu yang cukup kuat.

Tiang panjat harus ditanam ke dalam tanah sedalam 50 cm agar tiang dapat berdiri dengan kokoh dalam menopang pertumbuhan pohon buah naga.

Tiang panjat diperlukan untuk menopang batang pohon buah naga agar tidak mudah roboh. Buatlah secara berbaris dengan jarak 2 meter antar tiang dan 3 meter antar baris.


Membuat Lubang Tanam

Pada saat membuat lubang tanam perlu diperhatikan, setiap tiang panjat dikelilingi 4 buah lubang tanam, dengan ukuran 50x50 cm dan kedalaman 25 cm

Kemudian isi lubang tersebut dengan pupuk, tanah, pasir, dan kapur pertanian jika tersedia. Siram lubang hingga basah, tetapi jangan sampai menggenang.

Setelahnya, diamkan lubang hingga kering karena sinar matahari. Setelah 2-3 hari, taburkan pupuk TSP secukupnya melingkari tiang.


Menanam Batang

Tancapkan batang pohon yang sudah dipotong tadi, lalu timbun dengan tanah sambil dipadatkan.

4 batang buah naga membutuhkan satu tiang panjat. Tanam dengan jarak 10 cm dari tiang.

Setelah ditanam, ikat batang tersebut supaya menempel pada tiang panjat. Jangan terlalu kuat, agar pohon buah naga nantinya masih memiliki ruang gerak dan tidak mengganggu bibit buah naga lainnya.

Potong tunas baru apabila bercabang sebelum mencapai puncak tiang panjat.





Perawatan Tanaman Buah Naga

Setelah berhasil menanam buah naga di rumah, hal lain yang tak kalah penting untuk diperhatikan adalah cara perawatannya.

  • Hama

Secara umum, tanaman buah naga tidak rentan terhadap hama

Ketika buahnya mulai muncul perlu melindungi tanaman menggunakan jaring burung agar menjaga buah naga tetap aman dari kelelawar dan burung.

  • Bintik Naga

Bintik-bintik pada batang dan daun tanaman, ini bisa menjadi tanda infeksi. Buah naga rentan terhadap infeksi bakteri yang menyebabkan batang membusuk.

Apabila melihat bintik-bintik tersebut, jangan khawatir karena dalam banyak kasus, tanaman buah naga akan melawannya sendiri.

  • Pemangkasan

Jika tanaman buah naga sedikit tumbuh tidak terkendali, potonglah tanaman buah naga di musim panas.

Perhatikan juga tanda-tanda pembusukan pada tanaman buah naga yang disebabkan oleh kondisi cuaca yang ekstrem.

Bagian tanaman yang membusuk dapat dipotong dengan aman menggunakan gunting tajam.

  • Pengairan

Pastikan tanah tidak basah kuyup saat penyiraman, apabila ragu sebaiknya tunda penyiraman selama satu atau dua hari.

Jika penyiraman tanaman buah naga terlalu sering, hal ini bisa menyebabkan akarnya membusuk.

  • Pemupukan

Habitat alami tanaman ini penuh dengan nutrisi sehingga perlu dorongan ekstra dari pupuk untuk tumbuh subur di kebun rumah.

Selama musim tanam, pupuklah tanaman buah naga sebulan sekali untuk memberikan nutrisi yang dibutuhkannya.


Memanen Buah Naga

Setelah pohon buah naga mulai berbuah, untuk meemanen nya cukup mudah.

Carilah buah-buahan berwarna bagus yang “sayap”nya (kelopak kulit di bagian luar buah) sudah mulai layu.

Putar buah dengan lembut. Jika sudah matang, buah naga akan mudah lepas dari batangnya.

Jangan menunggu buah jatuh dari batang dengan sendirinya. Hal itu akan membuat buah naga terlalu matang.


Topik: Buah Naga
Butuh bibit atau pohon besarnya?

CV. Agro Joglo Bersama (Kediri) menyediakan bibit unggul dan pohon siap tanam, kirim ke seluruh Indonesia. Tanya stok, ukuran, dan ongkos kirim langsung lewat WhatsApp.

Cara Menanam Buah Naga (Pitaya) yang Benar

Oleh ms · · Buah Naga

Memilih Bibit Buah Naga

Buah naga bisa diperbanyak dengan cara generatif maupun vegetatif.

Cara generatif yang dimaksud di sini adalah memperbanyak tanaman buah naga dari biji buah tersebut.

Namun, cara ini sedikit lebih sulit, makanya cara vegetatif lebih banyak dipakai dan cepat menghasilkan buah.

Ambil bibit buah naga dengan melakukan stek pada batang yang sudah pernah berbuah. Pilih batang berwarna hijau dan sehat, keras, tua, dan memiliki diameter minimal 8 cm.

Setelahnya, potong batang dengan panjang 80-120 cm. Sisakan sekitar 20%, kemudian sisanya jadikan bibit tanaman dengan panjang 20-30 cm.

Bagian atas potong rata dan bagian bawah untuk ditanam, potong runcing. Agar tidak terserang jamur, bibit sebaiknya dicelupkan dulu dalam fungisida.


Memilih Lokasi Tanam

Buah naga dapat tumbuh dengan subur di daerah tropis, dengan ketinggian 0-300 meter di atas permukaan laut dan memiliki curah hujan sekitar 720 mm/tahun.

Pohon buah naga cocok untuk daerah ladang yang bila hujan selesai, tidak menggenang, jik lokasi tanam terlalu basah dan kurang mendapat sinar matahari, justru akan membuat pohon buah naga mengalami kebusukan pada batangnya.


Membuat Tiang Panjat

Tiang panjat dibutuhkan untuk menopang batang pohon buah naga agar tidak mudah roboh. Membuatnya bisa dari kayu atau bambu yang cukup kuat.

Tiang panjat harus ditanam ke dalam tanah sedalam 50 cm agar tiang dapat berdiri dengan kokoh dalam menopang pertumbuhan pohon buah naga.

Tiang panjat diperlukan untuk menopang batang pohon buah naga agar tidak mudah roboh. Buatlah secara berbaris dengan jarak 2 meter antar tiang dan 3 meter antar baris.


Membuat Lubang Tanam

Pada saat membuat lubang tanam perlu diperhatikan, setiap tiang panjat dikelilingi 4 buah lubang tanam, dengan ukuran 50x50 cm dan kedalaman 25 cm

Kemudian isi lubang tersebut dengan pupuk, tanah, pasir, dan kapur pertanian jika tersedia. Siram lubang hingga basah, tetapi jangan sampai menggenang.

Setelahnya, diamkan lubang hingga kering karena sinar matahari. Setelah 2-3 hari, taburkan pupuk TSP secukupnya melingkari tiang.


Menanam Batang

Tancapkan batang pohon yang sudah dipotong tadi, lalu timbun dengan tanah sambil dipadatkan.

4 batang buah naga membutuhkan satu tiang panjat. Tanam dengan jarak 10 cm dari tiang.

Setelah ditanam, ikat batang tersebut supaya menempel pada tiang panjat. Jangan terlalu kuat, agar pohon buah naga nantinya masih memiliki ruang gerak dan tidak mengganggu bibit buah naga lainnya.

Potong tunas baru apabila bercabang sebelum mencapai puncak tiang panjat.





Perawatan Tanaman Buah Naga

Setelah berhasil menanam buah naga di rumah, hal lain yang tak kalah penting untuk diperhatikan adalah cara perawatannya.

  • Hama

Secara umum, tanaman buah naga tidak rentan terhadap hama

Ketika buahnya mulai muncul perlu melindungi tanaman menggunakan jaring burung agar menjaga buah naga tetap aman dari kelelawar dan burung.

  • Bintik Naga

Bintik-bintik pada batang dan daun tanaman, ini bisa menjadi tanda infeksi. Buah naga rentan terhadap infeksi bakteri yang menyebabkan batang membusuk.

Apabila melihat bintik-bintik tersebut, jangan khawatir karena dalam banyak kasus, tanaman buah naga akan melawannya sendiri.

  • Pemangkasan

Jika tanaman buah naga sedikit tumbuh tidak terkendali, potonglah tanaman buah naga di musim panas.

Perhatikan juga tanda-tanda pembusukan pada tanaman buah naga yang disebabkan oleh kondisi cuaca yang ekstrem.

Bagian tanaman yang membusuk dapat dipotong dengan aman menggunakan gunting tajam.

  • Pengairan

Pastikan tanah tidak basah kuyup saat penyiraman, apabila ragu sebaiknya tunda penyiraman selama satu atau dua hari.

Jika penyiraman tanaman buah naga terlalu sering, hal ini bisa menyebabkan akarnya membusuk.

  • Pemupukan

Habitat alami tanaman ini penuh dengan nutrisi sehingga perlu dorongan ekstra dari pupuk untuk tumbuh subur di kebun rumah.

Selama musim tanam, pupuklah tanaman buah naga sebulan sekali untuk memberikan nutrisi yang dibutuhkannya.


Memanen Buah Naga

Setelah pohon buah naga mulai berbuah, untuk meemanen nya cukup mudah.

Carilah buah-buahan berwarna bagus yang “sayap”nya (kelopak kulit di bagian luar buah) sudah mulai layu.

Putar buah dengan lembut. Jika sudah matang, buah naga akan mudah lepas dari batangnya.

Jangan menunggu buah jatuh dari batang dengan sendirinya. Hal itu akan membuat buah naga terlalu matang.


Topik: Buah Naga
Butuh bibit atau pohon besarnya?

CV. Agro Joglo Bersama (Kediri) menyediakan bibit unggul dan pohon siap tanam, kirim ke seluruh Indonesia. Tanya stok, ukuran, dan ongkos kirim langsung lewat WhatsApp.

Tanya stok bibit