Tips berkebun jualpohon.com Tips Menanam dan Merawat Tanaman Buah

Cara Menanam Pepaya California Dari Benih

Diperbarui · ms



Pepaya California merupakan jenis pepaya unggulan dengan umur genjah. Pepaya California bisa dipanen dalam waktu singkat yaitu ketika berumur 7 bulan dan juga produktifitasnya yang cukup tinggi, umur produktifitas Pepaya California hingga 4 tahun. Pemanenan Buah bisa dilakukan empat kali setiap bulannya. Dalam setiap panen menghasilkan 10 hingga 20 buah pepaya setiap pohonnya.

Penyemaian Bibit

Tanaman papaya diperbanyak secara generative menggunakan biji yang dapat diusahakan sendiri dengan mengambil biji dari buah yang masak pohon dan sehat. Caranya dengan memotong 1/3 bagian buah pangkal dan mengambil biji dari 2/3 buah di bagian ujung untuk dijadikan benih.


Persiapan dan Pengolahan Lahan

Persiapan dan pengolahan lahan adalah mempersiapkan lahan agar kondisi lahan sesuai untuk pertumbuhan tanaman papaya. Kegiatan yang dilakukan dalam penyiapan lahan adalah membersihkan lahan dari bebatuan, gulma, dan sisa-sisa tanaman lainnya serta drainase yang baik.

Lahan dibersihkan dari gulma dan sisa-sisa tanaman lain.

Lakukan pengolahan tanah dengan mencangkul dan meratakan tanah kemudian dicampur dengan abu bekas bakaran kayu sawmill.

Buat lubang tanam dimana tanah bagian atas diletakkan di sisi kanan dan tanah bagian bawah pada sisi kiri.

Pada saat penanaman, timbunan tanah bagian bawah digunakan untuk menimbun terlebih dahulu diikuti dengan timbunan tanah bagian atas.

Lubang tanam dibiarkan dan diangin-anginkan selama ± 1 – 2 minggu untuk mengurangi kemasaman dan kandungan air.

Lubang tanam dibuat dengan ukuran 60 x 60 x 50 cm

Jarak lubang disesuaikan dengan jarak tanam 2,5 x 2,5 m atau 2,5 x 2,75 m. Populasi tanaman per hektar 1.200 pohon.


Pembuatan Bedengan

Bedengan/galangan dibuat dengan panjang disesuaikan kondisi lahan, lebar 1-1,5 m, tinggi pada tahun pertama 30-40 cm dan jarak antar bedeng 1 m dengan arah bedengan disesuaikan dengan arah aliran air, ditengah bedengan dibuat lubang tanam yang ukurannya disesuaikan dengan ukuran bibit dengan jarak antar lubang 2,5-2,75 m dalam barisan.


Penanaman

Penanaman papaya California dilakukan dengan dua cara yaitu dengan menggunakan benih yang langsung ditanam dan dengan menggunakan bibit.

Jika menggunakan benih langsung ditanam sebanyak 2 – 3 biji per lubang tanam.

Apabila penanaman menggunakan bibit, maka dilakukan dengan memindahkan bibit dari polybag yang telah berumur antara 1 – 1,5 bulan ke lubang tanam yang telah disiapkan sebelumnya.

Penanaman sebaiknya dilakukan pada sore hari (Pukul 15.00 WIB).

Untuk penanaman di beberapa lubang tanam dianjurkan ditanami 2 bibit sekaligus untuk cadangan sulam apabila bibit mati atau untuk mengganti bibit yang menyimpang sifatnya.




Pemupukan

Pupuk dasar yang digunakan adalah abu bekas bakaran kayu sawmill (Abu Bakar) sebanyak 20 Kg per lubang tanam.

Tanah diaduk dengan abu secara merata.

Pupuk dasar ini diberikan 3 – 4 hari sebelum tanam.

Pupuk susulan yang diberikan berupa pupuk NPK 15-15-15 sebanyak 100 Kg/ha untuk satu musim tanam.

Penambahan abu setiap 3 bulan sekali masing-masing sebanyak 20 Kg per tanaman.


Perawatan

Penyiangan gulma, dilakukan sebelum pemberian pupuk susulan (pupuk organik) atau sesuai dengan kondisi gulma, penyiangan dilakukan secara manual dengan menggunakan tangan.

Penyulaman dilakukan setelah tanaman berumur 1 bulan dengan menggunakan benih dengan umur yang sama.

Pembumbunan dilakukan bersamaan dengan penyiangan gulma. Tujuan pembumbunan untuk mengubur batang yang telah tinggi agar tidak mudah rebah serta merangsang pertumbuhan akar baru.


Pemanenan

Tanaman Pepaya California dapat dipanen pertama setelah berumur antara 8 – 9 bulan.

Buah pepaya dipanen pada waktu buah telah memberikan tanda-tanda kematangan, yaitu terdapat semburat warna kuning kemerahan 25% pada kulit buah bagian ujung.

Panen buah sebaiknya dilakukan dengan cara memotong tangkai buah dengan menggunakan pisau tajam atau gunting pangkas, hindari buah luka dan bonyok, usahakan buah tersebut tidak sampai jatuh.

Jika pohon mulai meninggi, pemetikan buah dilakukan dengan bantuan tangga.


Cara Menanam Buah Pepino

Buah Pepino ini kebanyakan ditanam di dataran tinggi, meskipun juga dapat ditanam didataran rendah. Tanaman pepino tidak tinggi sehingga dapat ditanam di dalam pot, namun tanaman pepino tidak berumur panjang yaitu hanya sekitar 1 (satu) tahun. Pembibitan Buah Pepino Pembibitan tanaman buah pepino dilaksanakan dengan metode vegetatif. metode vegetatif dilaksanakan pasal kemampuan germinasi biji buah pepino amat buruk, sehingga seringkali tak dapat tumbuh dengan baik atau bahkan gagal tumbuh setara sekali. Dengan metode vegetative tunas-tunas yang sudah adanya calon akarnya dipisah didalam polybag serta diperlakukan secara khusus. Setelah disemai, tunas tersebut akan tumbuh dalam waktu 2 hingga 3 minggu. Perawatan Perawatan tanaman buah pepino cenderung mudah karena tidak terlalu banyak memerlukan air. Setelah tanaman berumur 1 bulan, tanaman akan mulai berbunga. Pengendalian Hama serta Penyakit Musuh utama tanaman buah pepino adalah belalang pemakan daun serta ulat. metode pengendaliann...

Cara Merawat Tabulampot Jeruk Santang Madu Agar Cepat Berbuah

Jeruk Santang Madu merupakan varietas jeruk unggulan yang terkenal karena kelezatan buahnya. Sesuai dengan namannya, jeruk santang madu memiliki citarasa semanis madu. Buah Jeruk santang madu bulat sedikit gepeng, daging buahnya juicy dengan kandungan air yang melimpah, rasanya manis dan beraroma harum, serta memiliki biji yang sedikit bahkan terkadang hampir tidak ada. Selain itu, pohon jeruk santang madu memiliki  tampilan yang eksotis dan  ukuran yang tidak terlalu besar . Sehingga mudah ditanam dimana saja bahkan ditempat terbatas seperti dalam pot sekalipun. Agar pertumbuhan tanaman jeruk santang dapat optimal, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah Cara Menanam Bibit Tanaman Jeruk Santang Madu , setelah itu tentu perlu adanya perawatan yang baik dan benar. Cara merawat tanaman jeruk santang madu juga tergolong cukup mudah, dan tentunya akan menjadi hal yang menyenangkan untuk mengisi waktu luang anda. Untuk mempelajari hal tersebut, yuk langsung ikuti langkah - langk...

Cara Menanam Buah Duku Agar Lebih Cepat Berbuah

Duku merupakan tanaman yang tergolong lama berbuah. Tanaman yang dikembangkan dari biji biasanya baru berbuah saat usia 8 hingga 10 tahun. Supaya cepat berbuah, belakangan banyak petani melakukan perbanyakan bibit secara vegetatif dengan teknik okulasi, cangkok, dan sambung pucuk. Syarat Tumbuh Tanaman Duku Dapat tumbuh di daerah dengan kecepatan angin yang rendah. Curah hujan yang tinggi antara 1500 – 2500 mm/tahun. Suhu udara yang baik untuk tanaman duku adalah 19 ° – 24 °  Celcius. Tanaman Duku cocok ditanam pada ketinggian tempat tidak kurang dari 650 mdpl. Tanaman duku lebih senang tumbuh terlindungi, jadi jangan heran jika melihat beberapa tanaman duku yang ditanam di pekarangan rumah tumbuh bersama tanaman lainnya. Duku sangat toleran sekali terhadap kadar garam tinggi, asalkan kandungan pada tanah mengandung banyak bahan organik, dan sangat toleran terhadap kondisi kering. Pemilihan Bibit Memiliih Bibit unggul sebaiknya pilih bibit dari  perbanyakan secara vegetatif de...

Cara Menanam Pepaya California Dari Benih

· Pepaya California



Pepaya California merupakan jenis pepaya unggulan dengan umur genjah. Pepaya California bisa dipanen dalam waktu singkat yaitu ketika berumur 7 bulan dan juga produktifitasnya yang cukup tinggi, umur produktifitas Pepaya California hingga 4 tahun. Pemanenan Buah bisa dilakukan empat kali setiap bulannya. Dalam setiap panen menghasilkan 10 hingga 20 buah pepaya setiap pohonnya.

Penyemaian Bibit

Tanaman papaya diperbanyak secara generative menggunakan biji yang dapat diusahakan sendiri dengan mengambil biji dari buah yang masak pohon dan sehat. Caranya dengan memotong 1/3 bagian buah pangkal dan mengambil biji dari 2/3 buah di bagian ujung untuk dijadikan benih.


Persiapan dan Pengolahan Lahan

Persiapan dan pengolahan lahan adalah mempersiapkan lahan agar kondisi lahan sesuai untuk pertumbuhan tanaman papaya. Kegiatan yang dilakukan dalam penyiapan lahan adalah membersihkan lahan dari bebatuan, gulma, dan sisa-sisa tanaman lainnya serta drainase yang baik.

Lahan dibersihkan dari gulma dan sisa-sisa tanaman lain.

Lakukan pengolahan tanah dengan mencangkul dan meratakan tanah kemudian dicampur dengan abu bekas bakaran kayu sawmill.

Buat lubang tanam dimana tanah bagian atas diletakkan di sisi kanan dan tanah bagian bawah pada sisi kiri.

Pada saat penanaman, timbunan tanah bagian bawah digunakan untuk menimbun terlebih dahulu diikuti dengan timbunan tanah bagian atas.

Lubang tanam dibiarkan dan diangin-anginkan selama ± 1 – 2 minggu untuk mengurangi kemasaman dan kandungan air.

Lubang tanam dibuat dengan ukuran 60 x 60 x 50 cm

Jarak lubang disesuaikan dengan jarak tanam 2,5 x 2,5 m atau 2,5 x 2,75 m. Populasi tanaman per hektar 1.200 pohon.


Pembuatan Bedengan

Bedengan/galangan dibuat dengan panjang disesuaikan kondisi lahan, lebar 1-1,5 m, tinggi pada tahun pertama 30-40 cm dan jarak antar bedeng 1 m dengan arah bedengan disesuaikan dengan arah aliran air, ditengah bedengan dibuat lubang tanam yang ukurannya disesuaikan dengan ukuran bibit dengan jarak antar lubang 2,5-2,75 m dalam barisan.


Penanaman

Penanaman papaya California dilakukan dengan dua cara yaitu dengan menggunakan benih yang langsung ditanam dan dengan menggunakan bibit.

Jika menggunakan benih langsung ditanam sebanyak 2 – 3 biji per lubang tanam.

Apabila penanaman menggunakan bibit, maka dilakukan dengan memindahkan bibit dari polybag yang telah berumur antara 1 – 1,5 bulan ke lubang tanam yang telah disiapkan sebelumnya.

Penanaman sebaiknya dilakukan pada sore hari (Pukul 15.00 WIB).

Untuk penanaman di beberapa lubang tanam dianjurkan ditanami 2 bibit sekaligus untuk cadangan sulam apabila bibit mati atau untuk mengganti bibit yang menyimpang sifatnya.




Pemupukan

Pupuk dasar yang digunakan adalah abu bekas bakaran kayu sawmill (Abu Bakar) sebanyak 20 Kg per lubang tanam.

Tanah diaduk dengan abu secara merata.

Pupuk dasar ini diberikan 3 – 4 hari sebelum tanam.

Pupuk susulan yang diberikan berupa pupuk NPK 15-15-15 sebanyak 100 Kg/ha untuk satu musim tanam.

Penambahan abu setiap 3 bulan sekali masing-masing sebanyak 20 Kg per tanaman.


Perawatan

Penyiangan gulma, dilakukan sebelum pemberian pupuk susulan (pupuk organik) atau sesuai dengan kondisi gulma, penyiangan dilakukan secara manual dengan menggunakan tangan.

Penyulaman dilakukan setelah tanaman berumur 1 bulan dengan menggunakan benih dengan umur yang sama.

Pembumbunan dilakukan bersamaan dengan penyiangan gulma. Tujuan pembumbunan untuk mengubur batang yang telah tinggi agar tidak mudah rebah serta merangsang pertumbuhan akar baru.


Pemanenan

Tanaman Pepaya California dapat dipanen pertama setelah berumur antara 8 – 9 bulan.

Buah pepaya dipanen pada waktu buah telah memberikan tanda-tanda kematangan, yaitu terdapat semburat warna kuning kemerahan 25% pada kulit buah bagian ujung.

Panen buah sebaiknya dilakukan dengan cara memotong tangkai buah dengan menggunakan pisau tajam atau gunting pangkas, hindari buah luka dan bonyok, usahakan buah tersebut tidak sampai jatuh.

Jika pohon mulai meninggi, pemetikan buah dilakukan dengan bantuan tangga.


Butuh bibit atau pohon besarnya?

CV. Agro Joglo Bersama (Kediri) menyediakan bibit unggul dan pohon siap tanam, kirim ke seluruh Indonesia. Tanya stok, ukuran, dan ongkos kirim langsung lewat WhatsApp.

Cari Blog Ini

Cara Menanam Pepaya California Dari Benih

Oleh ms · · Pepaya California



Pepaya California merupakan jenis pepaya unggulan dengan umur genjah. Pepaya California bisa dipanen dalam waktu singkat yaitu ketika berumur 7 bulan dan juga produktifitasnya yang cukup tinggi, umur produktifitas Pepaya California hingga 4 tahun. Pemanenan Buah bisa dilakukan empat kali setiap bulannya. Dalam setiap panen menghasilkan 10 hingga 20 buah pepaya setiap pohonnya.

Penyemaian Bibit

Tanaman papaya diperbanyak secara generative menggunakan biji yang dapat diusahakan sendiri dengan mengambil biji dari buah yang masak pohon dan sehat. Caranya dengan memotong 1/3 bagian buah pangkal dan mengambil biji dari 2/3 buah di bagian ujung untuk dijadikan benih.


Persiapan dan Pengolahan Lahan

Persiapan dan pengolahan lahan adalah mempersiapkan lahan agar kondisi lahan sesuai untuk pertumbuhan tanaman papaya. Kegiatan yang dilakukan dalam penyiapan lahan adalah membersihkan lahan dari bebatuan, gulma, dan sisa-sisa tanaman lainnya serta drainase yang baik.

Lahan dibersihkan dari gulma dan sisa-sisa tanaman lain.

Lakukan pengolahan tanah dengan mencangkul dan meratakan tanah kemudian dicampur dengan abu bekas bakaran kayu sawmill.

Buat lubang tanam dimana tanah bagian atas diletakkan di sisi kanan dan tanah bagian bawah pada sisi kiri.

Pada saat penanaman, timbunan tanah bagian bawah digunakan untuk menimbun terlebih dahulu diikuti dengan timbunan tanah bagian atas.

Lubang tanam dibiarkan dan diangin-anginkan selama ± 1 – 2 minggu untuk mengurangi kemasaman dan kandungan air.

Lubang tanam dibuat dengan ukuran 60 x 60 x 50 cm

Jarak lubang disesuaikan dengan jarak tanam 2,5 x 2,5 m atau 2,5 x 2,75 m. Populasi tanaman per hektar 1.200 pohon.


Pembuatan Bedengan

Bedengan/galangan dibuat dengan panjang disesuaikan kondisi lahan, lebar 1-1,5 m, tinggi pada tahun pertama 30-40 cm dan jarak antar bedeng 1 m dengan arah bedengan disesuaikan dengan arah aliran air, ditengah bedengan dibuat lubang tanam yang ukurannya disesuaikan dengan ukuran bibit dengan jarak antar lubang 2,5-2,75 m dalam barisan.


Penanaman

Penanaman papaya California dilakukan dengan dua cara yaitu dengan menggunakan benih yang langsung ditanam dan dengan menggunakan bibit.

Jika menggunakan benih langsung ditanam sebanyak 2 – 3 biji per lubang tanam.

Apabila penanaman menggunakan bibit, maka dilakukan dengan memindahkan bibit dari polybag yang telah berumur antara 1 – 1,5 bulan ke lubang tanam yang telah disiapkan sebelumnya.

Penanaman sebaiknya dilakukan pada sore hari (Pukul 15.00 WIB).

Untuk penanaman di beberapa lubang tanam dianjurkan ditanami 2 bibit sekaligus untuk cadangan sulam apabila bibit mati atau untuk mengganti bibit yang menyimpang sifatnya.




Pemupukan

Pupuk dasar yang digunakan adalah abu bekas bakaran kayu sawmill (Abu Bakar) sebanyak 20 Kg per lubang tanam.

Tanah diaduk dengan abu secara merata.

Pupuk dasar ini diberikan 3 – 4 hari sebelum tanam.

Pupuk susulan yang diberikan berupa pupuk NPK 15-15-15 sebanyak 100 Kg/ha untuk satu musim tanam.

Penambahan abu setiap 3 bulan sekali masing-masing sebanyak 20 Kg per tanaman.


Perawatan

Penyiangan gulma, dilakukan sebelum pemberian pupuk susulan (pupuk organik) atau sesuai dengan kondisi gulma, penyiangan dilakukan secara manual dengan menggunakan tangan.

Penyulaman dilakukan setelah tanaman berumur 1 bulan dengan menggunakan benih dengan umur yang sama.

Pembumbunan dilakukan bersamaan dengan penyiangan gulma. Tujuan pembumbunan untuk mengubur batang yang telah tinggi agar tidak mudah rebah serta merangsang pertumbuhan akar baru.


Pemanenan

Tanaman Pepaya California dapat dipanen pertama setelah berumur antara 8 – 9 bulan.

Buah pepaya dipanen pada waktu buah telah memberikan tanda-tanda kematangan, yaitu terdapat semburat warna kuning kemerahan 25% pada kulit buah bagian ujung.

Panen buah sebaiknya dilakukan dengan cara memotong tangkai buah dengan menggunakan pisau tajam atau gunting pangkas, hindari buah luka dan bonyok, usahakan buah tersebut tidak sampai jatuh.

Jika pohon mulai meninggi, pemetikan buah dilakukan dengan bantuan tangga.


Butuh bibit atau pohon besarnya?

CV. Agro Joglo Bersama (Kediri) menyediakan bibit unggul dan pohon siap tanam, kirim ke seluruh Indonesia. Tanya stok, ukuran, dan ongkos kirim langsung lewat WhatsApp.

Cara Menanam Pepaya California Dari Benih

Oleh ms · · Pepaya California



Pepaya California merupakan jenis pepaya unggulan dengan umur genjah. Pepaya California bisa dipanen dalam waktu singkat yaitu ketika berumur 7 bulan dan juga produktifitasnya yang cukup tinggi, umur produktifitas Pepaya California hingga 4 tahun. Pemanenan Buah bisa dilakukan empat kali setiap bulannya. Dalam setiap panen menghasilkan 10 hingga 20 buah pepaya setiap pohonnya.

Penyemaian Bibit

Tanaman papaya diperbanyak secara generative menggunakan biji yang dapat diusahakan sendiri dengan mengambil biji dari buah yang masak pohon dan sehat. Caranya dengan memotong 1/3 bagian buah pangkal dan mengambil biji dari 2/3 buah di bagian ujung untuk dijadikan benih.


Persiapan dan Pengolahan Lahan

Persiapan dan pengolahan lahan adalah mempersiapkan lahan agar kondisi lahan sesuai untuk pertumbuhan tanaman papaya. Kegiatan yang dilakukan dalam penyiapan lahan adalah membersihkan lahan dari bebatuan, gulma, dan sisa-sisa tanaman lainnya serta drainase yang baik.

Lahan dibersihkan dari gulma dan sisa-sisa tanaman lain.

Lakukan pengolahan tanah dengan mencangkul dan meratakan tanah kemudian dicampur dengan abu bekas bakaran kayu sawmill.

Buat lubang tanam dimana tanah bagian atas diletakkan di sisi kanan dan tanah bagian bawah pada sisi kiri.

Pada saat penanaman, timbunan tanah bagian bawah digunakan untuk menimbun terlebih dahulu diikuti dengan timbunan tanah bagian atas.

Lubang tanam dibiarkan dan diangin-anginkan selama ± 1 – 2 minggu untuk mengurangi kemasaman dan kandungan air.

Lubang tanam dibuat dengan ukuran 60 x 60 x 50 cm

Jarak lubang disesuaikan dengan jarak tanam 2,5 x 2,5 m atau 2,5 x 2,75 m. Populasi tanaman per hektar 1.200 pohon.


Pembuatan Bedengan

Bedengan/galangan dibuat dengan panjang disesuaikan kondisi lahan, lebar 1-1,5 m, tinggi pada tahun pertama 30-40 cm dan jarak antar bedeng 1 m dengan arah bedengan disesuaikan dengan arah aliran air, ditengah bedengan dibuat lubang tanam yang ukurannya disesuaikan dengan ukuran bibit dengan jarak antar lubang 2,5-2,75 m dalam barisan.


Penanaman

Penanaman papaya California dilakukan dengan dua cara yaitu dengan menggunakan benih yang langsung ditanam dan dengan menggunakan bibit.

Jika menggunakan benih langsung ditanam sebanyak 2 – 3 biji per lubang tanam.

Apabila penanaman menggunakan bibit, maka dilakukan dengan memindahkan bibit dari polybag yang telah berumur antara 1 – 1,5 bulan ke lubang tanam yang telah disiapkan sebelumnya.

Penanaman sebaiknya dilakukan pada sore hari (Pukul 15.00 WIB).

Untuk penanaman di beberapa lubang tanam dianjurkan ditanami 2 bibit sekaligus untuk cadangan sulam apabila bibit mati atau untuk mengganti bibit yang menyimpang sifatnya.




Pemupukan

Pupuk dasar yang digunakan adalah abu bekas bakaran kayu sawmill (Abu Bakar) sebanyak 20 Kg per lubang tanam.

Tanah diaduk dengan abu secara merata.

Pupuk dasar ini diberikan 3 – 4 hari sebelum tanam.

Pupuk susulan yang diberikan berupa pupuk NPK 15-15-15 sebanyak 100 Kg/ha untuk satu musim tanam.

Penambahan abu setiap 3 bulan sekali masing-masing sebanyak 20 Kg per tanaman.


Perawatan

Penyiangan gulma, dilakukan sebelum pemberian pupuk susulan (pupuk organik) atau sesuai dengan kondisi gulma, penyiangan dilakukan secara manual dengan menggunakan tangan.

Penyulaman dilakukan setelah tanaman berumur 1 bulan dengan menggunakan benih dengan umur yang sama.

Pembumbunan dilakukan bersamaan dengan penyiangan gulma. Tujuan pembumbunan untuk mengubur batang yang telah tinggi agar tidak mudah rebah serta merangsang pertumbuhan akar baru.


Pemanenan

Tanaman Pepaya California dapat dipanen pertama setelah berumur antara 8 – 9 bulan.

Buah pepaya dipanen pada waktu buah telah memberikan tanda-tanda kematangan, yaitu terdapat semburat warna kuning kemerahan 25% pada kulit buah bagian ujung.

Panen buah sebaiknya dilakukan dengan cara memotong tangkai buah dengan menggunakan pisau tajam atau gunting pangkas, hindari buah luka dan bonyok, usahakan buah tersebut tidak sampai jatuh.

Jika pohon mulai meninggi, pemetikan buah dilakukan dengan bantuan tangga.


Butuh bibit atau pohon besarnya?

CV. Agro Joglo Bersama (Kediri) menyediakan bibit unggul dan pohon siap tanam, kirim ke seluruh Indonesia. Tanya stok, ukuran, dan ongkos kirim langsung lewat WhatsApp.

Tanya stok bibit