Tips berkebun jualpohon.com Tips Menanam dan Merawat Tanaman Buah

Cara Menanam Sawo Manila

Diperbarui · ms

Pohon sawo banyak ditanam di daerah dataran rendah, meski ia sebenarnya dapat tumbuh dengan baik hingga ketinggian sekitar 2.500 mdpl. Pohonnya tahan terhadap kekeringan, salinitas yang tinggi, dan tiupan angin kencang. Tanah yang paling cocok untuk menanam atau membudidayakan pohon adalah tanah lempung berpasir yang subur dan berdrainase baik.

Pemilihan Bibit

Pilihan bibit yang terbaik untuk mendapatkan tanaman sawo manila yang cepat berbuah adalah bibit hasil okulasi. Apabila Anda membeli bibit, pilih bibit yang sehat, bebas hama dan penyakit, batangnya kokoh, tidak kurus dan kering, daunnya hijau segar, tidak layu dan kuning, serta cabangnya rindang. Bibit yang siap tanam berukuran antara 50 – 70 cm.

Persiapan Lahan Tanam

Pertama-tama, pastikan lahan tanam bersih dari rumput liar ataupun tanaman pengganggu lainnya dengan cara menyiangi lahan yang akan digunakan. Pilih lokasi lahan yang tidak ternaungi sehingga kelak tanaman akan mendapat sinar matahari penuh sepanjang hari. Oleh karena tanaman ini menghendaki tanah yang gembur dan kaya akan unsur hara, maka langkah selanjutnya adalah menggemburkan tanah dengan cangkul.

Kemudian, gali lubang tanam berukuran 50 x 50 x 50 cm.  Siapkan campuran tanah, kompos atau pupuk kandang terfermentasi, dan sekam untuk menutup lubang tanam. Istirahatkan lubang tanam selama 2 – 3 hari, biarkan mendapat sinar matahari penuh agar bakteri dalam tanah mati.

Penanaman Sawo Manila di Pekarangan

Jika lahan tanam sudah siap, lepaskan polybag dari bibit siap tanam. Letakkan bibit tepat di tengah lubang dengan posisi tegak lurus, jangan sampai miring. Tutup kembali lubang dengan campuran media tanam yang sudah disiapkan sebelumnya sampai rata. Padatkan sedikit agar posisi tanaman kokoh, tidak bergoyang atau miring. Sirami tanaman segera setelah ditanam.

Pastikan semua bagian tanah basah dan air meresap sempurna, tetapi jangan sampai becek. Gunakan gembor atau embrat agar penyiraman maksimal. Pasang ajir atau patok untuk menyangga tanaman agar tetap tegak lutus, tidak mudah roboh. Ajir dapat dibuat dari potongn bambu dengan ukuran 1,5 m.



Perawatan Tanaman Sawo Manila di Pekarangan

  • Penyiraman

Penyiraman teratur 1 – 2 kali sehari. Sirami dengan air secukupnya saja, jangan berlebihan karena dapat menimbulkan genangan.

  • Penyiangan

Rajinlah membersihkan lahan tanam dari gulma dan rumput liar agar nutrisi tanah terjaga. Singkirkan pula sampah yang mungkin tergeletak di lahan tanam.

  • Pemupukan

Pemupukan lanjutan perlu dilakukan dengan rutin. Ada dua cara yang dapat Anda pilih: menggunakan kombinasi pupuk kimia atau menggunakan cara organik. Jika Anda memilih kombinasi pupuk kimia, maka campuran yang dianjurkan meliputi 20 butir NPK buah, 1 kg kompos atau pupuk kandang, dan 1 sentok the POC BMW.

Sebaliknya, jika Anda memilih cara organik maka berikan 1 sendok makan KOCOR BMW dan 1 sendok the POC BMW. Lakukan pemupukan rutin ini tiap satu bulan sekali.

Untuk mempercepat munculnya buah dan agar buah yang dihasilkan berkualitas, beri hormon perangsang buah, batang, dan daun POC BMW. Caranya dengan mencampurkan 2 – 3 tutup POC BMW ke dalam 1 tangki air berisi 15 liter. Semprotkan ke seluruh bagian tanaman.

  • Pengerikan

Jika tanaman sudah besar, kerik batang utamanya sepanjang 30 cm. Sapukan POC BMW pada batang yang telah dikerik menggunakan kuas. Interval pemberian POC BMW pada tanaman dewasa adalah setiap 7 – 10 hari sekali.


Pemanenan

Sawo manila termasuk jenis tanaman pohon yang sangat produktif. Pada umur 1 – 2 tahun kita sudah dapat mengharapkan pohon ini berbuah. Pohon sawo manila dapat berbuah tanpa mengenal musim.

Petiklah Buah Sawo yang sudah matang dengan ciri-ciri :

  • Buah yang siap panen ditandai dengan warna coklat tua kekuningan di bawah permukaan kulit yang akan terlihat apabila kulit buah digosok sedikit.
  • Buah yg tua mudah lepas dari tangkainya sedangkan yang muda berwarna hijau agak sulit dipetik dan banyak mengandung getah.
  • Pilihlah buah sawo yang besar ukuranya diantara buah lainya.
Dapat juga memetik Buah Sawo ketika belum sepenuhnya matang, Untuk mempercepat matangnya buah sawo perlu diperam selama 2 malam dengan menggunakan kain atau kantong plastik di isi dengan daun kasiavera/duan kulit manis. Buah yang telah matang akan lunak dan berwarna coklat tua beraroma khas sawo matang,banyak mengandung air.




Cara Menanam Buah Pepino

Buah Pepino ini kebanyakan ditanam di dataran tinggi, meskipun juga dapat ditanam didataran rendah. Tanaman pepino tidak tinggi sehingga dapat ditanam di dalam pot, namun tanaman pepino tidak berumur panjang yaitu hanya sekitar 1 (satu) tahun. Pembibitan Buah Pepino Pembibitan tanaman buah pepino dilaksanakan dengan metode vegetatif. metode vegetatif dilaksanakan pasal kemampuan germinasi biji buah pepino amat buruk, sehingga seringkali tak dapat tumbuh dengan baik atau bahkan gagal tumbuh setara sekali. Dengan metode vegetative tunas-tunas yang sudah adanya calon akarnya dipisah didalam polybag serta diperlakukan secara khusus. Setelah disemai, tunas tersebut akan tumbuh dalam waktu 2 hingga 3 minggu. Perawatan Perawatan tanaman buah pepino cenderung mudah karena tidak terlalu banyak memerlukan air. Setelah tanaman berumur 1 bulan, tanaman akan mulai berbunga. Pengendalian Hama serta Penyakit Musuh utama tanaman buah pepino adalah belalang pemakan daun serta ulat. metode pengendaliann...

Cara Merawat Tabulampot Jeruk Santang Madu Agar Cepat Berbuah

Jeruk Santang Madu merupakan varietas jeruk unggulan yang terkenal karena kelezatan buahnya. Sesuai dengan namannya, jeruk santang madu memiliki citarasa semanis madu. Buah Jeruk santang madu bulat sedikit gepeng, daging buahnya juicy dengan kandungan air yang melimpah, rasanya manis dan beraroma harum, serta memiliki biji yang sedikit bahkan terkadang hampir tidak ada. Selain itu, pohon jeruk santang madu memiliki  tampilan yang eksotis dan  ukuran yang tidak terlalu besar . Sehingga mudah ditanam dimana saja bahkan ditempat terbatas seperti dalam pot sekalipun. Agar pertumbuhan tanaman jeruk santang dapat optimal, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah Cara Menanam Bibit Tanaman Jeruk Santang Madu , setelah itu tentu perlu adanya perawatan yang baik dan benar. Cara merawat tanaman jeruk santang madu juga tergolong cukup mudah, dan tentunya akan menjadi hal yang menyenangkan untuk mengisi waktu luang anda. Untuk mempelajari hal tersebut, yuk langsung ikuti langkah - langk...

Cara Menanam Buah Duku Agar Lebih Cepat Berbuah

Duku merupakan tanaman yang tergolong lama berbuah. Tanaman yang dikembangkan dari biji biasanya baru berbuah saat usia 8 hingga 10 tahun. Supaya cepat berbuah, belakangan banyak petani melakukan perbanyakan bibit secara vegetatif dengan teknik okulasi, cangkok, dan sambung pucuk. Syarat Tumbuh Tanaman Duku Dapat tumbuh di daerah dengan kecepatan angin yang rendah. Curah hujan yang tinggi antara 1500 – 2500 mm/tahun. Suhu udara yang baik untuk tanaman duku adalah 19 ° – 24 °  Celcius. Tanaman Duku cocok ditanam pada ketinggian tempat tidak kurang dari 650 mdpl. Tanaman duku lebih senang tumbuh terlindungi, jadi jangan heran jika melihat beberapa tanaman duku yang ditanam di pekarangan rumah tumbuh bersama tanaman lainnya. Duku sangat toleran sekali terhadap kadar garam tinggi, asalkan kandungan pada tanah mengandung banyak bahan organik, dan sangat toleran terhadap kondisi kering. Pemilihan Bibit Memiliih Bibit unggul sebaiknya pilih bibit dari  perbanyakan secara vegetatif de...

Cara Menanam Sawo Manila

· Sawo Manila

Pohon sawo banyak ditanam di daerah dataran rendah, meski ia sebenarnya dapat tumbuh dengan baik hingga ketinggian sekitar 2.500 mdpl. Pohonnya tahan terhadap kekeringan, salinitas yang tinggi, dan tiupan angin kencang. Tanah yang paling cocok untuk menanam atau membudidayakan pohon adalah tanah lempung berpasir yang subur dan berdrainase baik.

Pemilihan Bibit

Pilihan bibit yang terbaik untuk mendapatkan tanaman sawo manila yang cepat berbuah adalah bibit hasil okulasi. Apabila Anda membeli bibit, pilih bibit yang sehat, bebas hama dan penyakit, batangnya kokoh, tidak kurus dan kering, daunnya hijau segar, tidak layu dan kuning, serta cabangnya rindang. Bibit yang siap tanam berukuran antara 50 – 70 cm.

Persiapan Lahan Tanam

Pertama-tama, pastikan lahan tanam bersih dari rumput liar ataupun tanaman pengganggu lainnya dengan cara menyiangi lahan yang akan digunakan. Pilih lokasi lahan yang tidak ternaungi sehingga kelak tanaman akan mendapat sinar matahari penuh sepanjang hari. Oleh karena tanaman ini menghendaki tanah yang gembur dan kaya akan unsur hara, maka langkah selanjutnya adalah menggemburkan tanah dengan cangkul.

Kemudian, gali lubang tanam berukuran 50 x 50 x 50 cm.  Siapkan campuran tanah, kompos atau pupuk kandang terfermentasi, dan sekam untuk menutup lubang tanam. Istirahatkan lubang tanam selama 2 – 3 hari, biarkan mendapat sinar matahari penuh agar bakteri dalam tanah mati.

Penanaman Sawo Manila di Pekarangan

Jika lahan tanam sudah siap, lepaskan polybag dari bibit siap tanam. Letakkan bibit tepat di tengah lubang dengan posisi tegak lurus, jangan sampai miring. Tutup kembali lubang dengan campuran media tanam yang sudah disiapkan sebelumnya sampai rata. Padatkan sedikit agar posisi tanaman kokoh, tidak bergoyang atau miring. Sirami tanaman segera setelah ditanam.

Pastikan semua bagian tanah basah dan air meresap sempurna, tetapi jangan sampai becek. Gunakan gembor atau embrat agar penyiraman maksimal. Pasang ajir atau patok untuk menyangga tanaman agar tetap tegak lutus, tidak mudah roboh. Ajir dapat dibuat dari potongn bambu dengan ukuran 1,5 m.



Perawatan Tanaman Sawo Manila di Pekarangan

  • Penyiraman

Penyiraman teratur 1 – 2 kali sehari. Sirami dengan air secukupnya saja, jangan berlebihan karena dapat menimbulkan genangan.

  • Penyiangan

Rajinlah membersihkan lahan tanam dari gulma dan rumput liar agar nutrisi tanah terjaga. Singkirkan pula sampah yang mungkin tergeletak di lahan tanam.

  • Pemupukan

Pemupukan lanjutan perlu dilakukan dengan rutin. Ada dua cara yang dapat Anda pilih: menggunakan kombinasi pupuk kimia atau menggunakan cara organik. Jika Anda memilih kombinasi pupuk kimia, maka campuran yang dianjurkan meliputi 20 butir NPK buah, 1 kg kompos atau pupuk kandang, dan 1 sentok the POC BMW.

Sebaliknya, jika Anda memilih cara organik maka berikan 1 sendok makan KOCOR BMW dan 1 sendok the POC BMW. Lakukan pemupukan rutin ini tiap satu bulan sekali.

Untuk mempercepat munculnya buah dan agar buah yang dihasilkan berkualitas, beri hormon perangsang buah, batang, dan daun POC BMW. Caranya dengan mencampurkan 2 – 3 tutup POC BMW ke dalam 1 tangki air berisi 15 liter. Semprotkan ke seluruh bagian tanaman.

  • Pengerikan

Jika tanaman sudah besar, kerik batang utamanya sepanjang 30 cm. Sapukan POC BMW pada batang yang telah dikerik menggunakan kuas. Interval pemberian POC BMW pada tanaman dewasa adalah setiap 7 – 10 hari sekali.


Pemanenan

Sawo manila termasuk jenis tanaman pohon yang sangat produktif. Pada umur 1 – 2 tahun kita sudah dapat mengharapkan pohon ini berbuah. Pohon sawo manila dapat berbuah tanpa mengenal musim.

Petiklah Buah Sawo yang sudah matang dengan ciri-ciri :

  • Buah yang siap panen ditandai dengan warna coklat tua kekuningan di bawah permukaan kulit yang akan terlihat apabila kulit buah digosok sedikit.
  • Buah yg tua mudah lepas dari tangkainya sedangkan yang muda berwarna hijau agak sulit dipetik dan banyak mengandung getah.
  • Pilihlah buah sawo yang besar ukuranya diantara buah lainya.
Dapat juga memetik Buah Sawo ketika belum sepenuhnya matang, Untuk mempercepat matangnya buah sawo perlu diperam selama 2 malam dengan menggunakan kain atau kantong plastik di isi dengan daun kasiavera/duan kulit manis. Buah yang telah matang akan lunak dan berwarna coklat tua beraroma khas sawo matang,banyak mengandung air.




Topik: Sawo Manila
Butuh bibit atau pohon besarnya?

CV. Agro Joglo Bersama (Kediri) menyediakan bibit unggul dan pohon siap tanam, kirim ke seluruh Indonesia. Tanya stok, ukuran, dan ongkos kirim langsung lewat WhatsApp.

Cari Blog Ini

Cara Menanam Sawo Manila

Oleh ms · · Sawo Manila

Pohon sawo banyak ditanam di daerah dataran rendah, meski ia sebenarnya dapat tumbuh dengan baik hingga ketinggian sekitar 2.500 mdpl. Pohonnya tahan terhadap kekeringan, salinitas yang tinggi, dan tiupan angin kencang. Tanah yang paling cocok untuk menanam atau membudidayakan pohon adalah tanah lempung berpasir yang subur dan berdrainase baik.

Pemilihan Bibit

Pilihan bibit yang terbaik untuk mendapatkan tanaman sawo manila yang cepat berbuah adalah bibit hasil okulasi. Apabila Anda membeli bibit, pilih bibit yang sehat, bebas hama dan penyakit, batangnya kokoh, tidak kurus dan kering, daunnya hijau segar, tidak layu dan kuning, serta cabangnya rindang. Bibit yang siap tanam berukuran antara 50 – 70 cm.

Persiapan Lahan Tanam

Pertama-tama, pastikan lahan tanam bersih dari rumput liar ataupun tanaman pengganggu lainnya dengan cara menyiangi lahan yang akan digunakan. Pilih lokasi lahan yang tidak ternaungi sehingga kelak tanaman akan mendapat sinar matahari penuh sepanjang hari. Oleh karena tanaman ini menghendaki tanah yang gembur dan kaya akan unsur hara, maka langkah selanjutnya adalah menggemburkan tanah dengan cangkul.

Kemudian, gali lubang tanam berukuran 50 x 50 x 50 cm.  Siapkan campuran tanah, kompos atau pupuk kandang terfermentasi, dan sekam untuk menutup lubang tanam. Istirahatkan lubang tanam selama 2 – 3 hari, biarkan mendapat sinar matahari penuh agar bakteri dalam tanah mati.

Penanaman Sawo Manila di Pekarangan

Jika lahan tanam sudah siap, lepaskan polybag dari bibit siap tanam. Letakkan bibit tepat di tengah lubang dengan posisi tegak lurus, jangan sampai miring. Tutup kembali lubang dengan campuran media tanam yang sudah disiapkan sebelumnya sampai rata. Padatkan sedikit agar posisi tanaman kokoh, tidak bergoyang atau miring. Sirami tanaman segera setelah ditanam.

Pastikan semua bagian tanah basah dan air meresap sempurna, tetapi jangan sampai becek. Gunakan gembor atau embrat agar penyiraman maksimal. Pasang ajir atau patok untuk menyangga tanaman agar tetap tegak lutus, tidak mudah roboh. Ajir dapat dibuat dari potongn bambu dengan ukuran 1,5 m.



Perawatan Tanaman Sawo Manila di Pekarangan

  • Penyiraman

Penyiraman teratur 1 – 2 kali sehari. Sirami dengan air secukupnya saja, jangan berlebihan karena dapat menimbulkan genangan.

  • Penyiangan

Rajinlah membersihkan lahan tanam dari gulma dan rumput liar agar nutrisi tanah terjaga. Singkirkan pula sampah yang mungkin tergeletak di lahan tanam.

  • Pemupukan

Pemupukan lanjutan perlu dilakukan dengan rutin. Ada dua cara yang dapat Anda pilih: menggunakan kombinasi pupuk kimia atau menggunakan cara organik. Jika Anda memilih kombinasi pupuk kimia, maka campuran yang dianjurkan meliputi 20 butir NPK buah, 1 kg kompos atau pupuk kandang, dan 1 sentok the POC BMW.

Sebaliknya, jika Anda memilih cara organik maka berikan 1 sendok makan KOCOR BMW dan 1 sendok the POC BMW. Lakukan pemupukan rutin ini tiap satu bulan sekali.

Untuk mempercepat munculnya buah dan agar buah yang dihasilkan berkualitas, beri hormon perangsang buah, batang, dan daun POC BMW. Caranya dengan mencampurkan 2 – 3 tutup POC BMW ke dalam 1 tangki air berisi 15 liter. Semprotkan ke seluruh bagian tanaman.

  • Pengerikan

Jika tanaman sudah besar, kerik batang utamanya sepanjang 30 cm. Sapukan POC BMW pada batang yang telah dikerik menggunakan kuas. Interval pemberian POC BMW pada tanaman dewasa adalah setiap 7 – 10 hari sekali.


Pemanenan

Sawo manila termasuk jenis tanaman pohon yang sangat produktif. Pada umur 1 – 2 tahun kita sudah dapat mengharapkan pohon ini berbuah. Pohon sawo manila dapat berbuah tanpa mengenal musim.

Petiklah Buah Sawo yang sudah matang dengan ciri-ciri :

  • Buah yang siap panen ditandai dengan warna coklat tua kekuningan di bawah permukaan kulit yang akan terlihat apabila kulit buah digosok sedikit.
  • Buah yg tua mudah lepas dari tangkainya sedangkan yang muda berwarna hijau agak sulit dipetik dan banyak mengandung getah.
  • Pilihlah buah sawo yang besar ukuranya diantara buah lainya.
Dapat juga memetik Buah Sawo ketika belum sepenuhnya matang, Untuk mempercepat matangnya buah sawo perlu diperam selama 2 malam dengan menggunakan kain atau kantong plastik di isi dengan daun kasiavera/duan kulit manis. Buah yang telah matang akan lunak dan berwarna coklat tua beraroma khas sawo matang,banyak mengandung air.




Topik: Sawo Manila
Butuh bibit atau pohon besarnya?

CV. Agro Joglo Bersama (Kediri) menyediakan bibit unggul dan pohon siap tanam, kirim ke seluruh Indonesia. Tanya stok, ukuran, dan ongkos kirim langsung lewat WhatsApp.

Cara Menanam Sawo Manila

Oleh ms · · Sawo Manila

Pohon sawo banyak ditanam di daerah dataran rendah, meski ia sebenarnya dapat tumbuh dengan baik hingga ketinggian sekitar 2.500 mdpl. Pohonnya tahan terhadap kekeringan, salinitas yang tinggi, dan tiupan angin kencang. Tanah yang paling cocok untuk menanam atau membudidayakan pohon adalah tanah lempung berpasir yang subur dan berdrainase baik.

Pemilihan Bibit

Pilihan bibit yang terbaik untuk mendapatkan tanaman sawo manila yang cepat berbuah adalah bibit hasil okulasi. Apabila Anda membeli bibit, pilih bibit yang sehat, bebas hama dan penyakit, batangnya kokoh, tidak kurus dan kering, daunnya hijau segar, tidak layu dan kuning, serta cabangnya rindang. Bibit yang siap tanam berukuran antara 50 – 70 cm.

Persiapan Lahan Tanam

Pertama-tama, pastikan lahan tanam bersih dari rumput liar ataupun tanaman pengganggu lainnya dengan cara menyiangi lahan yang akan digunakan. Pilih lokasi lahan yang tidak ternaungi sehingga kelak tanaman akan mendapat sinar matahari penuh sepanjang hari. Oleh karena tanaman ini menghendaki tanah yang gembur dan kaya akan unsur hara, maka langkah selanjutnya adalah menggemburkan tanah dengan cangkul.

Kemudian, gali lubang tanam berukuran 50 x 50 x 50 cm.  Siapkan campuran tanah, kompos atau pupuk kandang terfermentasi, dan sekam untuk menutup lubang tanam. Istirahatkan lubang tanam selama 2 – 3 hari, biarkan mendapat sinar matahari penuh agar bakteri dalam tanah mati.

Penanaman Sawo Manila di Pekarangan

Jika lahan tanam sudah siap, lepaskan polybag dari bibit siap tanam. Letakkan bibit tepat di tengah lubang dengan posisi tegak lurus, jangan sampai miring. Tutup kembali lubang dengan campuran media tanam yang sudah disiapkan sebelumnya sampai rata. Padatkan sedikit agar posisi tanaman kokoh, tidak bergoyang atau miring. Sirami tanaman segera setelah ditanam.

Pastikan semua bagian tanah basah dan air meresap sempurna, tetapi jangan sampai becek. Gunakan gembor atau embrat agar penyiraman maksimal. Pasang ajir atau patok untuk menyangga tanaman agar tetap tegak lutus, tidak mudah roboh. Ajir dapat dibuat dari potongn bambu dengan ukuran 1,5 m.



Perawatan Tanaman Sawo Manila di Pekarangan

  • Penyiraman

Penyiraman teratur 1 – 2 kali sehari. Sirami dengan air secukupnya saja, jangan berlebihan karena dapat menimbulkan genangan.

  • Penyiangan

Rajinlah membersihkan lahan tanam dari gulma dan rumput liar agar nutrisi tanah terjaga. Singkirkan pula sampah yang mungkin tergeletak di lahan tanam.

  • Pemupukan

Pemupukan lanjutan perlu dilakukan dengan rutin. Ada dua cara yang dapat Anda pilih: menggunakan kombinasi pupuk kimia atau menggunakan cara organik. Jika Anda memilih kombinasi pupuk kimia, maka campuran yang dianjurkan meliputi 20 butir NPK buah, 1 kg kompos atau pupuk kandang, dan 1 sentok the POC BMW.

Sebaliknya, jika Anda memilih cara organik maka berikan 1 sendok makan KOCOR BMW dan 1 sendok the POC BMW. Lakukan pemupukan rutin ini tiap satu bulan sekali.

Untuk mempercepat munculnya buah dan agar buah yang dihasilkan berkualitas, beri hormon perangsang buah, batang, dan daun POC BMW. Caranya dengan mencampurkan 2 – 3 tutup POC BMW ke dalam 1 tangki air berisi 15 liter. Semprotkan ke seluruh bagian tanaman.

  • Pengerikan

Jika tanaman sudah besar, kerik batang utamanya sepanjang 30 cm. Sapukan POC BMW pada batang yang telah dikerik menggunakan kuas. Interval pemberian POC BMW pada tanaman dewasa adalah setiap 7 – 10 hari sekali.


Pemanenan

Sawo manila termasuk jenis tanaman pohon yang sangat produktif. Pada umur 1 – 2 tahun kita sudah dapat mengharapkan pohon ini berbuah. Pohon sawo manila dapat berbuah tanpa mengenal musim.

Petiklah Buah Sawo yang sudah matang dengan ciri-ciri :

  • Buah yang siap panen ditandai dengan warna coklat tua kekuningan di bawah permukaan kulit yang akan terlihat apabila kulit buah digosok sedikit.
  • Buah yg tua mudah lepas dari tangkainya sedangkan yang muda berwarna hijau agak sulit dipetik dan banyak mengandung getah.
  • Pilihlah buah sawo yang besar ukuranya diantara buah lainya.
Dapat juga memetik Buah Sawo ketika belum sepenuhnya matang, Untuk mempercepat matangnya buah sawo perlu diperam selama 2 malam dengan menggunakan kain atau kantong plastik di isi dengan daun kasiavera/duan kulit manis. Buah yang telah matang akan lunak dan berwarna coklat tua beraroma khas sawo matang,banyak mengandung air.




Topik: Sawo Manila
Butuh bibit atau pohon besarnya?

CV. Agro Joglo Bersama (Kediri) menyediakan bibit unggul dan pohon siap tanam, kirim ke seluruh Indonesia. Tanya stok, ukuran, dan ongkos kirim langsung lewat WhatsApp.

Tanya stok bibit