Tips berkebun jualpohon.com Tips Menanam dan Merawat Tanaman Buah

Cara Menanam Jambu Jamaika Mudah dan Cepat Berbuah

Diperbarui · ms


Jambu Jamaika merupakan salah satu buah jambu air unggulan yang banyak diminati karena rasa dan aromanya. Daging buahnya padat, tebal dan berwarna putih dengan banyak sari buah dan wangi yang khas. Buah jambu air bol jamaika mempunyai rasa asam manis sampai manis.

Tanaman buah Jambu Air Bol Jamaika ini juga cocok dijadikan sebagai hiasan karena ketika masa berbuah tanaman ini akan mengeluarkan mayangnya yang berwarna pink lebat sehingga pohon terlihat berubah warna.


Syarat Tumbuh Jambu Jamaika

  • Dataran dengan ketinggian hingga 1200 mdpl
  • Kebutuhan Sinar Matahari 40 - 80 %
  • Curah Hujan 500 - 3000 mm/tahun
  • Suhu ideal 18 – 28° C
  • Tanah gembur, subur, dan berlempung yang banyak mengandung unsur hara
  • Tipe tanah Inseptisol
  • Keasanan (pH) tanah sekitar 5,5 – 7,5
  • Sistem drainase (pengairan) yang baik


Pemilihan Bibit

Pilih bibit yang berasal dari hasil perbanyakan vegetatif, sepeti okulasi, cangkok, stek, sambung pucuk, dsb. karena bibit yang dihasilkan memiliki sifat yang sama denga induknya dan masa produktif nya menjadi lebih cepat

Pastikan bibit dalam keadaan sehat, tidak terserang hama/penyakit, secara fisik batang tegak kokoh, daun hijau segar, dan perakaran nya kuat


Pengolahan Lahan Tanam

Bersihkan Area lahan yang akan ditanami dari gulma, rumput liat atau tanaman penganggu lainnya

Gemburkan tanah menggunakan cangkul

Buat lubang tanam dengan ukuran 50 x 50 x 50

Campur tanah hasil galian dengan pupuk kandang/kompos yang sudah terfermentasi dan sekam untuk media penutup lubang tanam saat bibit siap ditanam.

Biarkan lubang tanam selama 1 - 2 minggu agar lubang tersinari matahari untuk mematikan bakteri dan juga menghilangkan racun dalam tanah.


Penanaman

Lepaskan polybag bibit dengan hati-hati agar tidak merusak perakaran dan media tanamnya.

Tanama bibit ke dalam lubang tanam yang telah disiapkan sebelumnya

Posisikan bibit tepat ditengah dan lurus keatas, kemudian timbun kembali dengan media tanam yang telah disiapkan sebelumnya, lalu sedikit padatkan

Siram secukupnya

Beri ajir bambu setinggi 1,5 meter, agar tanaman tidak mudah roboh.




Perawatan

  • Penyiraman

Lakukan penyiraman secara  rutin 1 - 2 kali sehari pada pagi dan sore hari

  • Pemupukan

Lakukan pemupukan dengan menggunakan pupuk organik cair, pupuk kandang/kompos kering ataupun pupuk NPK setiap 1 bulan sekali.

  • Penyiangan

Jagalah sanitasi kebun/pekarangan dengan rutin menyiangi gulma atau tanaman pengganggu lainnya, karena berpotensi mengganggu tanaman

Gulma yang terlalu rapat juga meningkatkan kelembapan tanah di sekitar tajuk sehingga menambah risiko tumbuhnya jamur penyebab berbagai jenis penyakit tanaman.

Selain itu, kehadiran gulma dan tanaman-tanaman liar lainnya dapat mengganggu proses tanaman menyerap nutrisi dari dalam tanah.

  • Pemangkasan

Pemangkasan dilakukan terhadap tanaman dengan tujuan sebagai membentuk tajuk yang ideal, sehingga tanaman Jambu Jamaika bisa tumbuh dengan baik dan rimbun.


Penjarangan dan Pembungkusan buah

Buah jambu cenderung muncul bergerombol dalam satu cluster. Terlalu banyaknya buah dalam satu cluster menyebabkan kualitas dan ukuran buah tidak bisa maksimal karena perebutan nutrisi dan benturan atau tekanan antarbuah. Kurangi jumlah buah per tandan.

Buang buah yang cacat, tampak tumbuh tidak normal, berukuran kecil, serta menunjukkan gejala-gejala penyakit atau serangan hama. Agar penampilan buah mulus dan kualitasnya prima, lindungi buah dari serangan hama dengan cara membungkus.

Pembungkusan dilakukan 7 - 10 hari menjelang panen. Selain melindungi buah dari serangan lalat buah, pembungkusan juga membuat warna buah lebih menarik. Pembungkusan menggunakan ijuk yang diikat di kedua ujung rangkaian buah atau menggunakan pembungkus kertas/plastik transparan.

Tujuan ini dilakukan agar buah yang dihasilkan berkualitas terbaik dan ukuran buahnya maksimal.


Panen

Dengan perawatan yang baik, tanaman buah jambu jamaika akan mulai berbuah ketika memasuki umur tanam 1 - 2 tahun.

Buah yang sudah dapat dipanen apabila telah mencapai ukuran maksimum biasanya buah yang berumur 80 hari setelah berbunga, memiliki warna merah seragam, bergaris merah atau putih (tergantung pada spesies) dan buah sedikit lembut dan sedikit wangi.

Cara Menanam Buah Pepino

Buah Pepino ini kebanyakan ditanam di dataran tinggi, meskipun juga dapat ditanam didataran rendah. Tanaman pepino tidak tinggi sehingga dapat ditanam di dalam pot, namun tanaman pepino tidak berumur panjang yaitu hanya sekitar 1 (satu) tahun. Pembibitan Buah Pepino Pembibitan tanaman buah pepino dilaksanakan dengan metode vegetatif. metode vegetatif dilaksanakan pasal kemampuan germinasi biji buah pepino amat buruk, sehingga seringkali tak dapat tumbuh dengan baik atau bahkan gagal tumbuh setara sekali. Dengan metode vegetative tunas-tunas yang sudah adanya calon akarnya dipisah didalam polybag serta diperlakukan secara khusus. Setelah disemai, tunas tersebut akan tumbuh dalam waktu 2 hingga 3 minggu. Perawatan Perawatan tanaman buah pepino cenderung mudah karena tidak terlalu banyak memerlukan air. Setelah tanaman berumur 1 bulan, tanaman akan mulai berbunga. Pengendalian Hama serta Penyakit Musuh utama tanaman buah pepino adalah belalang pemakan daun serta ulat. metode pengendaliann...

Cara Merawat Tabulampot Jeruk Santang Madu Agar Cepat Berbuah

Jeruk Santang Madu merupakan varietas jeruk unggulan yang terkenal karena kelezatan buahnya. Sesuai dengan namannya, jeruk santang madu memiliki citarasa semanis madu. Buah Jeruk santang madu bulat sedikit gepeng, daging buahnya juicy dengan kandungan air yang melimpah, rasanya manis dan beraroma harum, serta memiliki biji yang sedikit bahkan terkadang hampir tidak ada. Selain itu, pohon jeruk santang madu memiliki  tampilan yang eksotis dan  ukuran yang tidak terlalu besar . Sehingga mudah ditanam dimana saja bahkan ditempat terbatas seperti dalam pot sekalipun. Agar pertumbuhan tanaman jeruk santang dapat optimal, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah Cara Menanam Bibit Tanaman Jeruk Santang Madu , setelah itu tentu perlu adanya perawatan yang baik dan benar. Cara merawat tanaman jeruk santang madu juga tergolong cukup mudah, dan tentunya akan menjadi hal yang menyenangkan untuk mengisi waktu luang anda. Untuk mempelajari hal tersebut, yuk langsung ikuti langkah - langk...

Cara Menanam Buah Duku Agar Lebih Cepat Berbuah

Duku merupakan tanaman yang tergolong lama berbuah. Tanaman yang dikembangkan dari biji biasanya baru berbuah saat usia 8 hingga 10 tahun. Supaya cepat berbuah, belakangan banyak petani melakukan perbanyakan bibit secara vegetatif dengan teknik okulasi, cangkok, dan sambung pucuk. Syarat Tumbuh Tanaman Duku Dapat tumbuh di daerah dengan kecepatan angin yang rendah. Curah hujan yang tinggi antara 1500 – 2500 mm/tahun. Suhu udara yang baik untuk tanaman duku adalah 19 ° – 24 °  Celcius. Tanaman Duku cocok ditanam pada ketinggian tempat tidak kurang dari 650 mdpl. Tanaman duku lebih senang tumbuh terlindungi, jadi jangan heran jika melihat beberapa tanaman duku yang ditanam di pekarangan rumah tumbuh bersama tanaman lainnya. Duku sangat toleran sekali terhadap kadar garam tinggi, asalkan kandungan pada tanah mengandung banyak bahan organik, dan sangat toleran terhadap kondisi kering. Pemilihan Bibit Memiliih Bibit unggul sebaiknya pilih bibit dari  perbanyakan secara vegetatif de...

Cara Menanam Jambu Jamaika Mudah dan Cepat Berbuah

· Jambu Jamaika


Jambu Jamaika merupakan salah satu buah jambu air unggulan yang banyak diminati karena rasa dan aromanya. Daging buahnya padat, tebal dan berwarna putih dengan banyak sari buah dan wangi yang khas. Buah jambu air bol jamaika mempunyai rasa asam manis sampai manis.

Tanaman buah Jambu Air Bol Jamaika ini juga cocok dijadikan sebagai hiasan karena ketika masa berbuah tanaman ini akan mengeluarkan mayangnya yang berwarna pink lebat sehingga pohon terlihat berubah warna.


Syarat Tumbuh Jambu Jamaika

  • Dataran dengan ketinggian hingga 1200 mdpl
  • Kebutuhan Sinar Matahari 40 - 80 %
  • Curah Hujan 500 - 3000 mm/tahun
  • Suhu ideal 18 – 28° C
  • Tanah gembur, subur, dan berlempung yang banyak mengandung unsur hara
  • Tipe tanah Inseptisol
  • Keasanan (pH) tanah sekitar 5,5 – 7,5
  • Sistem drainase (pengairan) yang baik


Pemilihan Bibit

Pilih bibit yang berasal dari hasil perbanyakan vegetatif, sepeti okulasi, cangkok, stek, sambung pucuk, dsb. karena bibit yang dihasilkan memiliki sifat yang sama denga induknya dan masa produktif nya menjadi lebih cepat

Pastikan bibit dalam keadaan sehat, tidak terserang hama/penyakit, secara fisik batang tegak kokoh, daun hijau segar, dan perakaran nya kuat


Pengolahan Lahan Tanam

Bersihkan Area lahan yang akan ditanami dari gulma, rumput liat atau tanaman penganggu lainnya

Gemburkan tanah menggunakan cangkul

Buat lubang tanam dengan ukuran 50 x 50 x 50

Campur tanah hasil galian dengan pupuk kandang/kompos yang sudah terfermentasi dan sekam untuk media penutup lubang tanam saat bibit siap ditanam.

Biarkan lubang tanam selama 1 - 2 minggu agar lubang tersinari matahari untuk mematikan bakteri dan juga menghilangkan racun dalam tanah.


Penanaman

Lepaskan polybag bibit dengan hati-hati agar tidak merusak perakaran dan media tanamnya.

Tanama bibit ke dalam lubang tanam yang telah disiapkan sebelumnya

Posisikan bibit tepat ditengah dan lurus keatas, kemudian timbun kembali dengan media tanam yang telah disiapkan sebelumnya, lalu sedikit padatkan

Siram secukupnya

Beri ajir bambu setinggi 1,5 meter, agar tanaman tidak mudah roboh.




Perawatan

  • Penyiraman

Lakukan penyiraman secara  rutin 1 - 2 kali sehari pada pagi dan sore hari

  • Pemupukan

Lakukan pemupukan dengan menggunakan pupuk organik cair, pupuk kandang/kompos kering ataupun pupuk NPK setiap 1 bulan sekali.

  • Penyiangan

Jagalah sanitasi kebun/pekarangan dengan rutin menyiangi gulma atau tanaman pengganggu lainnya, karena berpotensi mengganggu tanaman

Gulma yang terlalu rapat juga meningkatkan kelembapan tanah di sekitar tajuk sehingga menambah risiko tumbuhnya jamur penyebab berbagai jenis penyakit tanaman.

Selain itu, kehadiran gulma dan tanaman-tanaman liar lainnya dapat mengganggu proses tanaman menyerap nutrisi dari dalam tanah.

  • Pemangkasan

Pemangkasan dilakukan terhadap tanaman dengan tujuan sebagai membentuk tajuk yang ideal, sehingga tanaman Jambu Jamaika bisa tumbuh dengan baik dan rimbun.


Penjarangan dan Pembungkusan buah

Buah jambu cenderung muncul bergerombol dalam satu cluster. Terlalu banyaknya buah dalam satu cluster menyebabkan kualitas dan ukuran buah tidak bisa maksimal karena perebutan nutrisi dan benturan atau tekanan antarbuah. Kurangi jumlah buah per tandan.

Buang buah yang cacat, tampak tumbuh tidak normal, berukuran kecil, serta menunjukkan gejala-gejala penyakit atau serangan hama. Agar penampilan buah mulus dan kualitasnya prima, lindungi buah dari serangan hama dengan cara membungkus.

Pembungkusan dilakukan 7 - 10 hari menjelang panen. Selain melindungi buah dari serangan lalat buah, pembungkusan juga membuat warna buah lebih menarik. Pembungkusan menggunakan ijuk yang diikat di kedua ujung rangkaian buah atau menggunakan pembungkus kertas/plastik transparan.

Tujuan ini dilakukan agar buah yang dihasilkan berkualitas terbaik dan ukuran buahnya maksimal.


Panen

Dengan perawatan yang baik, tanaman buah jambu jamaika akan mulai berbuah ketika memasuki umur tanam 1 - 2 tahun.

Buah yang sudah dapat dipanen apabila telah mencapai ukuran maksimum biasanya buah yang berumur 80 hari setelah berbunga, memiliki warna merah seragam, bergaris merah atau putih (tergantung pada spesies) dan buah sedikit lembut dan sedikit wangi.

Topik: Jambu Jamaika
Butuh bibit atau pohon besarnya?

CV. Agro Joglo Bersama (Kediri) menyediakan bibit unggul dan pohon siap tanam, kirim ke seluruh Indonesia. Tanya stok, ukuran, dan ongkos kirim langsung lewat WhatsApp.

Cari Blog Ini

Cara Menanam Jambu Jamaika Mudah dan Cepat Berbuah

Oleh ms · · Jambu Jamaika


Jambu Jamaika merupakan salah satu buah jambu air unggulan yang banyak diminati karena rasa dan aromanya. Daging buahnya padat, tebal dan berwarna putih dengan banyak sari buah dan wangi yang khas. Buah jambu air bol jamaika mempunyai rasa asam manis sampai manis.

Tanaman buah Jambu Air Bol Jamaika ini juga cocok dijadikan sebagai hiasan karena ketika masa berbuah tanaman ini akan mengeluarkan mayangnya yang berwarna pink lebat sehingga pohon terlihat berubah warna.


Syarat Tumbuh Jambu Jamaika

  • Dataran dengan ketinggian hingga 1200 mdpl
  • Kebutuhan Sinar Matahari 40 - 80 %
  • Curah Hujan 500 - 3000 mm/tahun
  • Suhu ideal 18 – 28° C
  • Tanah gembur, subur, dan berlempung yang banyak mengandung unsur hara
  • Tipe tanah Inseptisol
  • Keasanan (pH) tanah sekitar 5,5 – 7,5
  • Sistem drainase (pengairan) yang baik


Pemilihan Bibit

Pilih bibit yang berasal dari hasil perbanyakan vegetatif, sepeti okulasi, cangkok, stek, sambung pucuk, dsb. karena bibit yang dihasilkan memiliki sifat yang sama denga induknya dan masa produktif nya menjadi lebih cepat

Pastikan bibit dalam keadaan sehat, tidak terserang hama/penyakit, secara fisik batang tegak kokoh, daun hijau segar, dan perakaran nya kuat


Pengolahan Lahan Tanam

Bersihkan Area lahan yang akan ditanami dari gulma, rumput liat atau tanaman penganggu lainnya

Gemburkan tanah menggunakan cangkul

Buat lubang tanam dengan ukuran 50 x 50 x 50

Campur tanah hasil galian dengan pupuk kandang/kompos yang sudah terfermentasi dan sekam untuk media penutup lubang tanam saat bibit siap ditanam.

Biarkan lubang tanam selama 1 - 2 minggu agar lubang tersinari matahari untuk mematikan bakteri dan juga menghilangkan racun dalam tanah.


Penanaman

Lepaskan polybag bibit dengan hati-hati agar tidak merusak perakaran dan media tanamnya.

Tanama bibit ke dalam lubang tanam yang telah disiapkan sebelumnya

Posisikan bibit tepat ditengah dan lurus keatas, kemudian timbun kembali dengan media tanam yang telah disiapkan sebelumnya, lalu sedikit padatkan

Siram secukupnya

Beri ajir bambu setinggi 1,5 meter, agar tanaman tidak mudah roboh.




Perawatan

  • Penyiraman

Lakukan penyiraman secara  rutin 1 - 2 kali sehari pada pagi dan sore hari

  • Pemupukan

Lakukan pemupukan dengan menggunakan pupuk organik cair, pupuk kandang/kompos kering ataupun pupuk NPK setiap 1 bulan sekali.

  • Penyiangan

Jagalah sanitasi kebun/pekarangan dengan rutin menyiangi gulma atau tanaman pengganggu lainnya, karena berpotensi mengganggu tanaman

Gulma yang terlalu rapat juga meningkatkan kelembapan tanah di sekitar tajuk sehingga menambah risiko tumbuhnya jamur penyebab berbagai jenis penyakit tanaman.

Selain itu, kehadiran gulma dan tanaman-tanaman liar lainnya dapat mengganggu proses tanaman menyerap nutrisi dari dalam tanah.

  • Pemangkasan

Pemangkasan dilakukan terhadap tanaman dengan tujuan sebagai membentuk tajuk yang ideal, sehingga tanaman Jambu Jamaika bisa tumbuh dengan baik dan rimbun.


Penjarangan dan Pembungkusan buah

Buah jambu cenderung muncul bergerombol dalam satu cluster. Terlalu banyaknya buah dalam satu cluster menyebabkan kualitas dan ukuran buah tidak bisa maksimal karena perebutan nutrisi dan benturan atau tekanan antarbuah. Kurangi jumlah buah per tandan.

Buang buah yang cacat, tampak tumbuh tidak normal, berukuran kecil, serta menunjukkan gejala-gejala penyakit atau serangan hama. Agar penampilan buah mulus dan kualitasnya prima, lindungi buah dari serangan hama dengan cara membungkus.

Pembungkusan dilakukan 7 - 10 hari menjelang panen. Selain melindungi buah dari serangan lalat buah, pembungkusan juga membuat warna buah lebih menarik. Pembungkusan menggunakan ijuk yang diikat di kedua ujung rangkaian buah atau menggunakan pembungkus kertas/plastik transparan.

Tujuan ini dilakukan agar buah yang dihasilkan berkualitas terbaik dan ukuran buahnya maksimal.


Panen

Dengan perawatan yang baik, tanaman buah jambu jamaika akan mulai berbuah ketika memasuki umur tanam 1 - 2 tahun.

Buah yang sudah dapat dipanen apabila telah mencapai ukuran maksimum biasanya buah yang berumur 80 hari setelah berbunga, memiliki warna merah seragam, bergaris merah atau putih (tergantung pada spesies) dan buah sedikit lembut dan sedikit wangi.

Topik: Jambu Jamaika
Butuh bibit atau pohon besarnya?

CV. Agro Joglo Bersama (Kediri) menyediakan bibit unggul dan pohon siap tanam, kirim ke seluruh Indonesia. Tanya stok, ukuran, dan ongkos kirim langsung lewat WhatsApp.

Cara Menanam Jambu Jamaika Mudah dan Cepat Berbuah

Oleh ms · · Jambu Jamaika


Jambu Jamaika merupakan salah satu buah jambu air unggulan yang banyak diminati karena rasa dan aromanya. Daging buahnya padat, tebal dan berwarna putih dengan banyak sari buah dan wangi yang khas. Buah jambu air bol jamaika mempunyai rasa asam manis sampai manis.

Tanaman buah Jambu Air Bol Jamaika ini juga cocok dijadikan sebagai hiasan karena ketika masa berbuah tanaman ini akan mengeluarkan mayangnya yang berwarna pink lebat sehingga pohon terlihat berubah warna.


Syarat Tumbuh Jambu Jamaika

  • Dataran dengan ketinggian hingga 1200 mdpl
  • Kebutuhan Sinar Matahari 40 - 80 %
  • Curah Hujan 500 - 3000 mm/tahun
  • Suhu ideal 18 – 28° C
  • Tanah gembur, subur, dan berlempung yang banyak mengandung unsur hara
  • Tipe tanah Inseptisol
  • Keasanan (pH) tanah sekitar 5,5 – 7,5
  • Sistem drainase (pengairan) yang baik


Pemilihan Bibit

Pilih bibit yang berasal dari hasil perbanyakan vegetatif, sepeti okulasi, cangkok, stek, sambung pucuk, dsb. karena bibit yang dihasilkan memiliki sifat yang sama denga induknya dan masa produktif nya menjadi lebih cepat

Pastikan bibit dalam keadaan sehat, tidak terserang hama/penyakit, secara fisik batang tegak kokoh, daun hijau segar, dan perakaran nya kuat


Pengolahan Lahan Tanam

Bersihkan Area lahan yang akan ditanami dari gulma, rumput liat atau tanaman penganggu lainnya

Gemburkan tanah menggunakan cangkul

Buat lubang tanam dengan ukuran 50 x 50 x 50

Campur tanah hasil galian dengan pupuk kandang/kompos yang sudah terfermentasi dan sekam untuk media penutup lubang tanam saat bibit siap ditanam.

Biarkan lubang tanam selama 1 - 2 minggu agar lubang tersinari matahari untuk mematikan bakteri dan juga menghilangkan racun dalam tanah.


Penanaman

Lepaskan polybag bibit dengan hati-hati agar tidak merusak perakaran dan media tanamnya.

Tanama bibit ke dalam lubang tanam yang telah disiapkan sebelumnya

Posisikan bibit tepat ditengah dan lurus keatas, kemudian timbun kembali dengan media tanam yang telah disiapkan sebelumnya, lalu sedikit padatkan

Siram secukupnya

Beri ajir bambu setinggi 1,5 meter, agar tanaman tidak mudah roboh.




Perawatan

  • Penyiraman

Lakukan penyiraman secara  rutin 1 - 2 kali sehari pada pagi dan sore hari

  • Pemupukan

Lakukan pemupukan dengan menggunakan pupuk organik cair, pupuk kandang/kompos kering ataupun pupuk NPK setiap 1 bulan sekali.

  • Penyiangan

Jagalah sanitasi kebun/pekarangan dengan rutin menyiangi gulma atau tanaman pengganggu lainnya, karena berpotensi mengganggu tanaman

Gulma yang terlalu rapat juga meningkatkan kelembapan tanah di sekitar tajuk sehingga menambah risiko tumbuhnya jamur penyebab berbagai jenis penyakit tanaman.

Selain itu, kehadiran gulma dan tanaman-tanaman liar lainnya dapat mengganggu proses tanaman menyerap nutrisi dari dalam tanah.

  • Pemangkasan

Pemangkasan dilakukan terhadap tanaman dengan tujuan sebagai membentuk tajuk yang ideal, sehingga tanaman Jambu Jamaika bisa tumbuh dengan baik dan rimbun.


Penjarangan dan Pembungkusan buah

Buah jambu cenderung muncul bergerombol dalam satu cluster. Terlalu banyaknya buah dalam satu cluster menyebabkan kualitas dan ukuran buah tidak bisa maksimal karena perebutan nutrisi dan benturan atau tekanan antarbuah. Kurangi jumlah buah per tandan.

Buang buah yang cacat, tampak tumbuh tidak normal, berukuran kecil, serta menunjukkan gejala-gejala penyakit atau serangan hama. Agar penampilan buah mulus dan kualitasnya prima, lindungi buah dari serangan hama dengan cara membungkus.

Pembungkusan dilakukan 7 - 10 hari menjelang panen. Selain melindungi buah dari serangan lalat buah, pembungkusan juga membuat warna buah lebih menarik. Pembungkusan menggunakan ijuk yang diikat di kedua ujung rangkaian buah atau menggunakan pembungkus kertas/plastik transparan.

Tujuan ini dilakukan agar buah yang dihasilkan berkualitas terbaik dan ukuran buahnya maksimal.


Panen

Dengan perawatan yang baik, tanaman buah jambu jamaika akan mulai berbuah ketika memasuki umur tanam 1 - 2 tahun.

Buah yang sudah dapat dipanen apabila telah mencapai ukuran maksimum biasanya buah yang berumur 80 hari setelah berbunga, memiliki warna merah seragam, bergaris merah atau putih (tergantung pada spesies) dan buah sedikit lembut dan sedikit wangi.

Topik: Jambu Jamaika
Butuh bibit atau pohon besarnya?

CV. Agro Joglo Bersama (Kediri) menyediakan bibit unggul dan pohon siap tanam, kirim ke seluruh Indonesia. Tanya stok, ukuran, dan ongkos kirim langsung lewat WhatsApp.

Tanya stok bibit