Syarat Tumbuh Alpukat Miki
- Dataran dengan ketinggian hingga mencapai 1500 mdpl
- Suhu sekitar 15 - 30° Celcius
- Curah hujan 5 - 6 bulan basah
- Tanah gembur yang banyak mengandung unsur hara
- Tanah berpasir sedikit bersifat lempung
- Keasaman (pH) tanah sekitar 6 - 7
- Sistem Drainase (pengairan) yang baik
Pemilihan Bibit
Pilih bibit alpukat miki yang berasal dari perbanyakan vegetatif, karena bibit yang dihasilkan memiliki sifat yang sama dengan induknya dan lebih cepat berbuah.
Pastikan bibit dalam keadaan sehat dan tidak terserang penyakit atau hama.
Penyiapan Lahan Tanam
Siapkan lahan dengan luas 5 x 5 meter
Bersihkan lahan dari gulma, rumput liar, dan tanaman penganggu lainnya
Buat lubang tanam dengan ukuran 50 x 50 x 50 cm
Pisahkan tanah galian bagian atas dan bagian bawah
Diamkan lubang selama 2 minggu
Campurkan tanah bagian atas dengan pupk kandang sebanyak 20 kg, kemudian diamkan selama 2 minggu.
Setelah 2 minggu campuran tanah bisa dimasukan kedalam lubang tanam.
Penanaman Bibit
Proses penanaman sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan.
Lepas polybag bibit dengan hati - hati, usahakan media yang menempel tidak pecah dan tidak merusak akar.
Lubang tanam yang telah berisi campuran media tanam digali lagi sesuai dengan ukuran bibit
Masukan bibit, tanam hingga sedalam leher akar
Padatkan tanah sekitar bibit, dan siram dengan air secukupnya.
Perawatan Tanaman
Perawatan perlu dilakukan agar tanaman tumbuh subur dan menghasilkan buah dengan kualitas yang baik. Hal yang perlu dilakukan dalam perawatan alpukat ini adlaah penyiraman, pemupukan, penyiangan, dan pemangkasan.
- Penyiraman
Lakukan penyiraman setiap hari, karena bibit membutuhkan banyak asupan air untuk pertumbuhannya.
Penyiraman dilakukan 2 kali sehari, pada pagi dan sore hari.
Jika memasuki musim penghujan, penyiraman dilakukan tergantung dengan keadaan lingkungan. Usahakan lahan untuk penanaman alpukat miki tidak kering, tetapi jangan sampai ada air yang menggenang di sekitar tanaman.
- Pemupukan
Sistem perakaran yang ada pada tanaman alpukat miki memiliki rambut akar yang sangat sedikit dan pertumbuhan akarnya kurang ekstensif, sehingga pemupukan sebaiknya dilakukan secara teratur dengan dosis yang kecil.
Pemupukan dilakukan 4 kali dalam setahun
Pemupukan diletankan dekat dengan bagian akar tanaman. Cara pemupukannya adalah dengan meletakkan pupuk ke dalam lubang, buatlah lubang pemupukan dengan kedalaman 30 – 40 cm melingkari tanaman alpukat miki, persis dibawah tajuk tanaman.
Tanaman umur 1 - 3 tahun
- Pupuk Urea : 270 g - 1100 kg
- Pupuk TSP : 500 g - 1000 g
- Pupuk KCI : 200 g- 830 g
Tanaman umur lebih dari 3 tahun
- Pupuk urea : 2220 g - 3550 g
- Pupuk TSP : 3200 g
- Pupuk KCI : 4000 g
- Penyiangan
Lakukan penyiangan secara teratur dan berkala, sesuai dengan kondisi tanaman, agar tanaman mendapatkan unsur hara secara maksimal.
- Pemangkasan
Pemangkasan dilakukan pada cabang yang pertumbuhannya terlalu rapat atau pada cabang yang terserang penyakit maupun yang sudah kering.
Proses pemangkasan dilakukan secara perlahan dan hati - hati agar luka yang terjadi sewaktu pemangkasan tidak menimbulkan infeksi atau penyakit.
Tutup luka bekas pemangkasan menggunakan kain atau diberi fungisida.
Panen
Alpukat Miki bersifat genjah, jika perawatannya baik, tanaman akan mulai berbuah ketika berumur 2 - 3 tahun sejak penanaman.
Tanaman akan mulai berbunga pada awal musim hujan.
- Ciri - ciri Alpukat Miki yang sudah matang :
Warna kulitnya hijau tua, tetapi belum menjadi coklat/merah dan tidak mengkilat.
Jika buah diketuk akan mengeluarkan bunyi yang tidak nyaring.
Dan jika buah digoyang-goyangkan akan terdengar bunyi tumbukan antara biji dengan daging buah.
Proses pemanenan buah alpukat miki dapat dilakukan secara manual, yaitu dipetik menggunakan tangan.
Saat pemanenan, buah harus dipetik/dipotong bersama sedikit tangkai buahnya (sekitar 3-5 cm) untuk mencegah memar maupun luka/infeksi pada bagian tangkai buah.