Navbar

Cara Tanam Alpukat Aligator Agar Sukses Lebat Dan Berbuah Banyak

 Cara Tanam Alpukat Aligator

Alpukat dikategorikan sebagai Tanaman Hortikultura, varietas buah tropis yang berasal dari dataran rendah Amerika Tengah dan diperkirakan sampai ke Indonesia pada abad ke-18. Dalam hal volume perdagangan buah global, alpukat menempati urutan kelima (5) jenis komoditas buah yang paling signifikan setelah mangga. Ada banyak jenis pohon, mulai dari pohon lurus dengan batang yang kuat dan kokoh hingga pohon kecil dan padat yang menyerupai semak. Alpukat dapat diperbanyak melalui biji, cangkok, okulasi, dan cangkok, serta dapat tumbuh dari biji hingga mencapai ketinggian 15-20 meter. Batang alpukat bercabang rendah memiliki tajuk pohon yang hijau subur. Daun remaja berwarna merah tua atau merah anggur, dan daunnya berwarna hijau tua, runcing agak lebar, dan panjang 10 cm hingga 20 cm.



Cara Tanam Alpukat Aligator Agar Sukses Lebat Dan Berbuah Banyak

Kondisi untuk Pertumbuhan

Mulai dari ketinggian, pada dasarnya alpukat tumbuh di dataran rendah sampai dataran tinggi dengan iklim tropis antara 5-1500 m dpl, namun tanaman alpukat akan tumbuh subur pada ketinggian 200-1000 m dpl dengan curah hujan yang minimal untuk pertumbuhannya. adalah 750-1000 mm. Seperti tanaman lainnya, tanaman alpukat menginginkan kondisi yang cocok untuk tumbuh dan berproduksi, karena kesesuaian tumbuh alpukat merupakan syarat wajib tanaman alpukat berbuah (2-6 bulan kering). Untuk pertumbuhan terbaik, tanaman alpukat membutuhkan tanah gembur yang memiliki drainase yang baik dan memiliki kandungan organik yang cukup. Mereka juga membutuhkan tanah agar subur.

Penanaman Bibit Alpukat

Perbanyakan tanaman bentuk vegetatif lebih sering digunakan karena biji yang dihasilkan memiliki sifat yang sama dengan induknya dan tanaman dapat menghasilkan buah. Jika Anda memperoleh biji alpukat, cukup mudah membedakan antara biji generatif dan vegetatif; yang harus anda lakukan adalah melihat hasil okulasi. Biji alpukat mungkin memiliki tanda-tanda keterikatan yang jelas, seperti bekas tambalan pada batang.

Mengolah Media Tanam

Jarak tanam bibit alpukat vegetatif yang paling baik menggunakan kerapatan tanam 6 x 6 meter atau 8 x 7 meter dengan populasi 278 tanaman/hektar, dan kegiatan pengolahan bervariasi sesuai dengan luas media tanam dalam hal ini pekarangan. rumah. Dengan cangkul, singkirkan semua gulma atau semak dari pekarangan rumah agar media tanah gembur dan rata sebelum Anda mulai mengolah tanah (Metode Mekanis).

Teknik Penanaman

Sangat disarankan menanam biji alpukat pada pagi hari dan pertengahan musim hujan. Hal ini mencegah benih alpukat mencapai tahap musim kemarau, yang akan menyebabkan benih alpukat mati sebelum dapat ditanam. Sebelum benih alpukat siap ditanam, buatlah lubang dengan diameter 60 cm, tinggi 60 cm, dan kedalaman 40 cm. Tambahkan pupuk kandang atau kompos ke dalam lubang, maksimal 10-15 kilogram per lubang tanam. Biarkan selama beberapa minggu, lalu dorong benih alpukat secara hati-hati dan perlahan ke dalam lubang tanam hingga sejajar dengan permukaan tanah. Tutupi lubang setelah itu dengan lapisan atas dan bawah, lalu padatkan dan ratakan.

Pemupukan alpukat

Pemupukan adalah proses penambahan unsur hara makro dan mikro ke dalam tanah, yang digunakan pohon alpukat agar tumbuh dan berbuah dengan cepat dan lebat. Alhasil, pemupukan menjadi komponen pendukung keberhasilan buah alpukat dalam menghasilkan buah. Apapun jenis pupuk yang digunakan, pemupukan pada awal musim hujan sangat ideal karena akan meningkatkan ketersediaan unsur hara tanah. Pupuk anorganik atau organik (seperti pupuk kandang) dapat digunakan sebagai jenis pupuk (pupuk kimia).

Back to Top

Konsultasi Gratis

foto profil

Ingin Mendapatkan Bibit Pohon Berkualitas?. Caranya mudah, langsung saja hubungi nomor Admin kami.

Pembelian juga bisa menghubungi kontak berikut:
Telp / SMS / WA : 081216354301

Melayani Pengiriman ke Seluruh Indonesia

Cari Artikel

Artikel Terkait

Artikel Terbaru