Navbar

Budidaya Jeruk Keprok Batu 55 Makin Menguntungkan Karena Selalu Berbuah Banyak

 Budidaya Jeruk Keprok Batu 55 

Budidaya Jeruk Keprok Batu 55 Makin Menguntungkan Karena Selalu Berbuah Banyak

Varietas jeruk asli Indonesia yang paling populer adalah jeruk keprok batu 55(Citrus reticulata). Karena rasanya yang manis, sedikit asam, segar, warna kulit yang menarik, dan mudah dikupas, jeruk keprok batu 55 cukup digemari masyarakat. Berat berkisar antara 125 hingga 274 gram untuk jeruk keprok batu 55. Ciri-ciri buah jeruk keprok batu 55 antara lain sanggul rambut, tekstur permukaan agak kasar, dan warna kuning dengan sedikit rona oranye dan hijau. Bentuk buahnya biasanya bulat, meski ada juga yang pipih. Dengan ketebalan kulit berkisar antara 3,13 hingga 4,63 mm, varietas jeruk asli ini memiliki dinding buah yang kuat dan lapisan kulit luar yang keras. Pori-pori jeruk keprok batu 55 berukuran 1,2 mm membuatnya lebih tidak biasa. Ini membuat jeruk keprok berbeda dari jeruk lainnya menjadi sederhana. Empat tahun setelah tanam, jeruk keprok batu 55 biasanya menghasilkan panen pertama mereka. Karena kemampuannya untuk mulai menghasilkan buah 2,5 tahun setelah tanam, jeruk siam lebih disukai oleh banyak petani daripada jeruk keprok batu 55. Jeruk keprok batu 55 banyak diproduksi di Indonesia. Pertanian jeruk keprok batu 55 memiliki banyak potensi mengingat banyaknya peminat.

syarat tumbuh

Baik di dataran tinggi maupun di dataran, jeruk keprok bisa tumbuh. Produksi Tangerine membutuhkan lahan tanam untuk menerima sinar matahari penuh. Jika ada kemiringan tempat penanaman, sebaiknya tidak lebih curam dari 30 derajat. Tanah latosol atau andosol dengan pH kurang dari 6 dan drainase yang cukup adalah jenis tanah yang diinginkan untuk membangun pertanian jeruk keprok. Meski beberapa tanaman jeruk keprok masih bisa tumbuh subur pada suhu setinggi 38 derajat Celcius, suhu ideal bagi mereka adalah antara 25 hingga 30 derajat Celcius. Untuk pertumbuhan terbaik, tanaman jeruk harus mendapat sinar matahari penuh terus menerus. Kisaran kelembaban 70 hingga 80 persen sangat ideal untuk pertumbuhan tanaman jeruk keprok.

persiapan lahan tanam

Terbukti bahwa tanah di properti tempat jeruk keprok akan tumbuh subur dan gembur. Mengolah tanah di atas tanah dengan cara mencangkul, meratakan, dan menambahkan pupuk kandang setelah gembur. Beberapa minggu sebelum penanaman, persiapan lahan selesai. Selain itu, buatlah gundukan tanah untuk setiap benih yang akan ditanam dengan panjang 1 meter, lebar 1 meter, dan tinggi 1 meter. Tanam pohon pada jarak sekitar 5 x 5 meter agar pohon dapat menerima sinar matahari sebanyak mungkin dan tumbuh secara maksimal. Untuk setiap hektar lahan dapat ditanam 400 pohon jeruk keprok dengan ukuran tersebut di atas.

Penanaman bibit

Dengan lubang tanam berukuran 60 cm x 60 cm x 60 cm dan jarak tanam 4 x 4 meter, jeruk ditanam di lapangan enam bulan setelah okulasi. Jarak tanam jeruk 5×5 meter dengan metode yang disarankan dapat menghasilkan produktivitas 33,04 ton per hektar per tahun.

pemeliharaan tanaman

Pemangkasan untuk bentuk dan pemeliharaan dilakukan dengan membuang pucuk air, buah yang terserang Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT), serta cabang dan ranting buah yang terserang. Buah harus menipis ketika mencapai ukuran kelereng dan memiliki tiga sampai empat buah per tandan.

Back to Top

Konsultasi Gratis

foto profil

Ingin Mendapatkan Bibit Pohon Berkualitas?. Caranya mudah, langsung saja hubungi nomor Admin kami.

Pembelian juga bisa menghubungi kontak berikut:
Telp / SMS / WA : 081216354301

Melayani Pengiriman ke Seluruh Indonesia

Cari Artikel

Artikel Terkait

Artikel Terbaru