Menanam Apel Di Daerah Yang Suhunya Panas
Meskipun bukan rahasia lagi bahwa pohon apel lebih menyukai iklim yang lebih sejuk, manusia adalah spesies yang unik. Terkadang sepertinya kecerdasan kita tidak ada habisnya. Kami telah berulang kali menunjukkan bahwa, di mana pun kami berada, kami dapat menemukan cara untuk menumbuhkan apa pun yang kami butuhkan. Kultivar apel yang sekarang dapat berproduksi di iklim yang lebih hangat telah dikembangkan oleh petani melalui pemuliaan dan seleksi. pohon apel bisa tumbuh di daerah tropis tanpa ragu. Kultivar yang benar dan beberapa pengetahuan adalah semua yang dibutuhkan. Faktanya, beberapa pohon apel tumbuh subur di lingkungan yang lebih panas.
Tips Menanam Apel
Persiapan Lahan Penanaman
Jika Anda menanam tanaman buah lain, menanam biji apel juga sama. Secara khusus, menyiapkan lahan dan bahan tanam untuk mendorong perkembangan tanaman Siapkan arang dari sekam, pasir, dan pupuk organik. Campur semuanya menjadi satu dan biarkan selama sehari. Jika demikian, gali lubang tanam sebelum menanam apel di hot spot yang sebelumnya Anda tabur di taman rumah untuk mencegahnya roboh dan menyediakan tempat untuk memasang ajir.
Jarak Tanaman Apel yang Ideal
Apel harus diberi jarak sekitar 2-3 meter, menurut rekomendasi. Ini akan memungkinkan pohon apel untuk berkembang menjadi pohon besar dan akan lebih mudah untuk merawat atau memanen buahnya ketika saatnya tiba.
– Melakukan pencincinan
Batang utama pohon apel dibungkus dengan kawat untuk melakukannya. Dering untuk mencegah kembalinya hasil fotosintesis ke akar sehingga dapat berkonsentrasi pada produksi buah.
- Penyiraman dan pemupukan terus menerus
Pupuk memiliki nutrisi di dalamnya yang mendorong pertumbuhan pohon apel dan produksi buah. Pupuk organik atau kimia adalah kedua jenis pupuk tersebut. Jangan lupa menyiram karena air dapat digunakan sebagai media untuk melarutkan unsur hara dalam tanah sehingga lebih mudah diserap.
- Pemberian hormon
Dengan menyuntikkan hormon ke dalam batang pohon apel, Anda dapat mengaturnya. Untuk mempercepat proses pembungaan dan pembuahan serta mendorong buah agar memiliki ukuran yang tinggi, tanaman menghasilkan hormon sendiri.


