Tips berkebun jualpohon.com Tips Menanam dan Merawat Tanaman Buah

Tabulampot Jeruk Nipis Berbuah Lebih Cepat

Diperbarui · ms

Tanaman Jeruk Nipis

Jeruk Nipis, siapa sih yang tidak kenal dengan buah satu ini? Buah dengan bentuk bulat, berwarna hijau dengan rasa masam dan aroma yang menyegarkan.

Jeruk nipis memang sudah sangat akrab dengan masyarakat Indonesia. Banyak sekali digunakan sebagai campuran masakan hingga olahan minuman. 

Namun, dibalik itu semua Jeruk nipis ternyata memiliki kandungan nutrisi dan vitamin yang cukup beragam. Sehingga banyak manfaat yang bisa didapat dengan mengonsumsi buah ini.

Selain itu pohon jeruk nipis mampu tumbuh dimana saja, cara menanamnya juga cukup mudah. Tertarik untuk menanam?

Untuk mempelajari cara menanam jeruk nipis, dibawah akan kami berikan informasi detail mengenai hal tersebut, simak yuk!


Syarat Tumbuh Jeruk Nipis

  • Dataran dengan ketinggian antara 200 - 1300 mdpl
  • Curah hujan 1000 - 1500 mdpl
  • Suhu 13 - 37° Celcius
  • Tanah lempung berpasir atau tanah liat
  • Keasaman (pH) tanah antar 5,5 - 7,5


Pemiliihan Bibit

Pilih bibit yang berasal dari perbanyakan vegetatif, seperti okulasi, stek, cangkok, atau sambung pucuk.

Pastikan bibit dalam kondisi sehat dan tidak terserang hama atau penyakit.

Secara fisik batang bibit kokoh, tegak, dan tidak terlalu kurus, serta daun yang hijau, segar, dan rimbun.

Kamu bisa membeli bibit di toko tanaman terpercaya, atau melakukan pemesanan bibit dengan menghubungi nomor Whatsapp yang sudah tertera diatas.

Bibit Tanaman Jeruk Nipis

Pemilihan Pot

Pilih pot dengan ukuran 50 cm, pot bisa terbuat dari tanah liat, drum bekas, semen, kayu, atau bisa juga menggunakan planter bag.

Pilih pot yang memiliki lubang pada bagian dasar nya untuk mengalirkan sisa air setelah penyiraman agar tidak terendam dan sirkulasi udara menjadi lancar.

Pastikan pot harus memiliki kaki atau alas yang memisahkan dasar pot dengan tanah. Hal ini penting untuk aliran drainase dan memudahkan pengawasan agar akar tanaman tidak menembus tanah, jika pot tidak memiliki kaki, bisa gunakan batu bata atau yang sejenisnya untuk mengganti kaki pot.


Penyiapan Media Tanam

Siapkan tanah, kompos, dan arang sekam dengan perbandingan 1 : 1 : 1

Bisa juga menggunakan Campuran tanah, sekam padi, dan pupuk kandang kering dari kotoran kambing dengan perbandingan 1 : 1 : 1

Campurkan ketiga media tersebut, kemudian diamkan selama 1 minggu sebelum digunakan untuk menanam.


Penanaman

Masukan Pecahan genteng dibagian dasar pot, satu lapis saja.

Masukan media tanam yang sudah dibuat hingga setengah tinggi pot.

Lepas bibit dari polybag dengan cara merobek menggunakan gunting, lakukan secara hati - hati, usahakan media yang menempel pada bibit tidak pecah dan sistem perakaran tidak rusak.

Masukan bibit kedalam pot, letakan tepat ditengah - tengah pot dalam posisi tegak lurus/tidak miring.

Padatkan media tanam di sekitar pangkal batang, pastikan tanaman sudah kuat tertopang, kemudian siram dengan air untuk mempertahankan kelembaban.

Simpan tabulampot jeruk nipis di tempat yang agak teduh untuk beradaptasi. Siram setiap pagi atau sore hari. Setelah satu minggu, letakkan tabulampot di tempat terbuka.

Jika memiliki lebih dari satu tanaman, peletakannya bisa dilakukan secara berjajar dan teratur, jarak antar pot sekitar 2 × 2 meter.


Tabulampot Jeruk Nipis


Perawatan Tanaman

  • Penyiraman

Penyiraman tanaman dilakukan secukupnya, disesuaikan dengan kondisi cuaca dan kelembaban tanah. Pada musim kemarau penyiraman dilakukan setiap hari, bisa pagi atau sore hari. Pada musim hujan penyiraman hanya dilakukan apabila media tanam terlihat kering.

Hindari penyiraman yang berlebihan karena hal tersebut akan membuat akar tanaman jeruk cepat membusuk dan merusak media tanam serta menghambat pertumbuhannya.

Saat menyiram, air jangan sampai terkena batang pohon. Siramlah media tanam di sekitar batangnya saja.

  • Pemupukan

Pemupukan pertama dilakukan kerika pohon sudah berumur diatas 5 bulan setelah tanam. Pemupukan dilakukan setiap 3 - 4 bulan sekali menggunakan pupuk Urea, KCl, dan TSP dengan perbandingan 2 : 2 : 1. Taburkan 2 sdm campuran pupuk di sekeliling pot sedalam 10 cm.

Jika tanaman mulai berbunga, berikan pupuk NPK 15 - 15 - 15 dengan dosis 1 sdm/tanaman. Sebelum diberikan, pupuk dilarutkan terlebih dahulu dalam 1 liter air. Pupuk NPK juga bisa diberikan dengan cara membenamkannya sedalam 10 cm di sekeliling media pot.

  • Penyiangan

Lakukan penyiangan tanaman secara rutin minimal 2 minggu sekali, dengan mencabut gulma, rumput liar, dan tanaman tanaman pengganggu lainnya yang tumbuh didalam pot.

  • Pemangkasan

Pemangkasan dilakukan dengan memotong sebagian cabang atau ranting, terutama yang menjulur ke atas.

Tujuannya untuk memperpendek, meremajakan dan mengatur keseimbangan nitrat dan karbohidrat pada tanaman, sehingga menjadi lebih cepat berbuah.

  • Pengendalian Hama dan Penyakit

Hama yang sering mengganggu tanaman jeruk nipis adalah belalang dan ulat hijau yang memakan daun. Pengendaliannya cukup dengan memungut ulat yang menyerang atau memangkas dahan yang terkena penyakit.

Sedangkan untuk penyemprotan bisa menggunakan pestisida nabati.


Seleksi Buah

Tanaman jeruk nipis yang berasal dari perbanyakan vegetatif akan mulai belajar berbuah ketika memasuki umur tanam 8 bulan.

Buah pertama yang tumbuh sebaiknya seluruhnya dibuang. Tujuannya untuk merangsang pembentukan tunas - tunas produktif dan waktu pembungaan selanjutnya menjadi lebih dekat.

Buah yang tumbuh saling berdekatan juga harus diseleksi. Tujuannya untuk memaksimalkan pertumbuhan buah. Dalam satu tangkai, sisakan 1 - 3 buah saja. Perlakuan ini dilakukan ketika buah masih seukuran kelereng.


Bagaimana? Cukup mudah bukan. Demikianlah penjelasan mengenai cara menanam jeruk nipis menjadi tabulampot. Dengan menggabungkan cara serta memahami betul syarat tumbuh tanaman, akan sangat mungkin jika penanaman yang dilakukan dapat berhasil dengan baik.

Semoga informasi diatas dapat membantu ya. Terimakasih sudah berkunjung, dan Selamat menanam!

Cara Menanam Buah Pepino

Buah Pepino ini kebanyakan ditanam di dataran tinggi, meskipun juga dapat ditanam didataran rendah. Tanaman pepino tidak tinggi sehingga dapat ditanam di dalam pot, namun tanaman pepino tidak berumur panjang yaitu hanya sekitar 1 (satu) tahun. Pembibitan Buah Pepino Pembibitan tanaman buah pepino dilaksanakan dengan metode vegetatif. metode vegetatif dilaksanakan pasal kemampuan germinasi biji buah pepino amat buruk, sehingga seringkali tak dapat tumbuh dengan baik atau bahkan gagal tumbuh setara sekali. Dengan metode vegetative tunas-tunas yang sudah adanya calon akarnya dipisah didalam polybag serta diperlakukan secara khusus. Setelah disemai, tunas tersebut akan tumbuh dalam waktu 2 hingga 3 minggu. Perawatan Perawatan tanaman buah pepino cenderung mudah karena tidak terlalu banyak memerlukan air. Setelah tanaman berumur 1 bulan, tanaman akan mulai berbunga. Pengendalian Hama serta Penyakit Musuh utama tanaman buah pepino adalah belalang pemakan daun serta ulat. metode pengendaliann...

Cara Merawat Tabulampot Jeruk Santang Madu Agar Cepat Berbuah

Jeruk Santang Madu merupakan varietas jeruk unggulan yang terkenal karena kelezatan buahnya. Sesuai dengan namannya, jeruk santang madu memiliki citarasa semanis madu. Buah Jeruk santang madu bulat sedikit gepeng, daging buahnya juicy dengan kandungan air yang melimpah, rasanya manis dan beraroma harum, serta memiliki biji yang sedikit bahkan terkadang hampir tidak ada. Selain itu, pohon jeruk santang madu memiliki  tampilan yang eksotis dan  ukuran yang tidak terlalu besar . Sehingga mudah ditanam dimana saja bahkan ditempat terbatas seperti dalam pot sekalipun. Agar pertumbuhan tanaman jeruk santang dapat optimal, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah Cara Menanam Bibit Tanaman Jeruk Santang Madu , setelah itu tentu perlu adanya perawatan yang baik dan benar. Cara merawat tanaman jeruk santang madu juga tergolong cukup mudah, dan tentunya akan menjadi hal yang menyenangkan untuk mengisi waktu luang anda. Untuk mempelajari hal tersebut, yuk langsung ikuti langkah - langk...

Cara Menanam Buah Duku Agar Lebih Cepat Berbuah

Duku merupakan tanaman yang tergolong lama berbuah. Tanaman yang dikembangkan dari biji biasanya baru berbuah saat usia 8 hingga 10 tahun. Supaya cepat berbuah, belakangan banyak petani melakukan perbanyakan bibit secara vegetatif dengan teknik okulasi, cangkok, dan sambung pucuk. Syarat Tumbuh Tanaman Duku Dapat tumbuh di daerah dengan kecepatan angin yang rendah. Curah hujan yang tinggi antara 1500 – 2500 mm/tahun. Suhu udara yang baik untuk tanaman duku adalah 19 ° – 24 °  Celcius. Tanaman Duku cocok ditanam pada ketinggian tempat tidak kurang dari 650 mdpl. Tanaman duku lebih senang tumbuh terlindungi, jadi jangan heran jika melihat beberapa tanaman duku yang ditanam di pekarangan rumah tumbuh bersama tanaman lainnya. Duku sangat toleran sekali terhadap kadar garam tinggi, asalkan kandungan pada tanah mengandung banyak bahan organik, dan sangat toleran terhadap kondisi kering. Pemilihan Bibit Memiliih Bibit unggul sebaiknya pilih bibit dari  perbanyakan secara vegetatif de...

Tabulampot Jeruk Nipis Berbuah Lebih Cepat

· Jeruk Nipis

Tanaman Jeruk Nipis

Jeruk Nipis, siapa sih yang tidak kenal dengan buah satu ini? Buah dengan bentuk bulat, berwarna hijau dengan rasa masam dan aroma yang menyegarkan.

Jeruk nipis memang sudah sangat akrab dengan masyarakat Indonesia. Banyak sekali digunakan sebagai campuran masakan hingga olahan minuman. 

Namun, dibalik itu semua Jeruk nipis ternyata memiliki kandungan nutrisi dan vitamin yang cukup beragam. Sehingga banyak manfaat yang bisa didapat dengan mengonsumsi buah ini.

Selain itu pohon jeruk nipis mampu tumbuh dimana saja, cara menanamnya juga cukup mudah. Tertarik untuk menanam?

Untuk mempelajari cara menanam jeruk nipis, dibawah akan kami berikan informasi detail mengenai hal tersebut, simak yuk!


Syarat Tumbuh Jeruk Nipis

  • Dataran dengan ketinggian antara 200 - 1300 mdpl
  • Curah hujan 1000 - 1500 mdpl
  • Suhu 13 - 37° Celcius
  • Tanah lempung berpasir atau tanah liat
  • Keasaman (pH) tanah antar 5,5 - 7,5


Pemiliihan Bibit

Pilih bibit yang berasal dari perbanyakan vegetatif, seperti okulasi, stek, cangkok, atau sambung pucuk.

Pastikan bibit dalam kondisi sehat dan tidak terserang hama atau penyakit.

Secara fisik batang bibit kokoh, tegak, dan tidak terlalu kurus, serta daun yang hijau, segar, dan rimbun.

Kamu bisa membeli bibit di toko tanaman terpercaya, atau melakukan pemesanan bibit dengan menghubungi nomor Whatsapp yang sudah tertera diatas.

Bibit Tanaman Jeruk Nipis

Pemilihan Pot

Pilih pot dengan ukuran 50 cm, pot bisa terbuat dari tanah liat, drum bekas, semen, kayu, atau bisa juga menggunakan planter bag.

Pilih pot yang memiliki lubang pada bagian dasar nya untuk mengalirkan sisa air setelah penyiraman agar tidak terendam dan sirkulasi udara menjadi lancar.

Pastikan pot harus memiliki kaki atau alas yang memisahkan dasar pot dengan tanah. Hal ini penting untuk aliran drainase dan memudahkan pengawasan agar akar tanaman tidak menembus tanah, jika pot tidak memiliki kaki, bisa gunakan batu bata atau yang sejenisnya untuk mengganti kaki pot.


Penyiapan Media Tanam

Siapkan tanah, kompos, dan arang sekam dengan perbandingan 1 : 1 : 1

Bisa juga menggunakan Campuran tanah, sekam padi, dan pupuk kandang kering dari kotoran kambing dengan perbandingan 1 : 1 : 1

Campurkan ketiga media tersebut, kemudian diamkan selama 1 minggu sebelum digunakan untuk menanam.


Penanaman

Masukan Pecahan genteng dibagian dasar pot, satu lapis saja.

Masukan media tanam yang sudah dibuat hingga setengah tinggi pot.

Lepas bibit dari polybag dengan cara merobek menggunakan gunting, lakukan secara hati - hati, usahakan media yang menempel pada bibit tidak pecah dan sistem perakaran tidak rusak.

Masukan bibit kedalam pot, letakan tepat ditengah - tengah pot dalam posisi tegak lurus/tidak miring.

Padatkan media tanam di sekitar pangkal batang, pastikan tanaman sudah kuat tertopang, kemudian siram dengan air untuk mempertahankan kelembaban.

Simpan tabulampot jeruk nipis di tempat yang agak teduh untuk beradaptasi. Siram setiap pagi atau sore hari. Setelah satu minggu, letakkan tabulampot di tempat terbuka.

Jika memiliki lebih dari satu tanaman, peletakannya bisa dilakukan secara berjajar dan teratur, jarak antar pot sekitar 2 × 2 meter.


Tabulampot Jeruk Nipis


Perawatan Tanaman

  • Penyiraman

Penyiraman tanaman dilakukan secukupnya, disesuaikan dengan kondisi cuaca dan kelembaban tanah. Pada musim kemarau penyiraman dilakukan setiap hari, bisa pagi atau sore hari. Pada musim hujan penyiraman hanya dilakukan apabila media tanam terlihat kering.

Hindari penyiraman yang berlebihan karena hal tersebut akan membuat akar tanaman jeruk cepat membusuk dan merusak media tanam serta menghambat pertumbuhannya.

Saat menyiram, air jangan sampai terkena batang pohon. Siramlah media tanam di sekitar batangnya saja.

  • Pemupukan

Pemupukan pertama dilakukan kerika pohon sudah berumur diatas 5 bulan setelah tanam. Pemupukan dilakukan setiap 3 - 4 bulan sekali menggunakan pupuk Urea, KCl, dan TSP dengan perbandingan 2 : 2 : 1. Taburkan 2 sdm campuran pupuk di sekeliling pot sedalam 10 cm.

Jika tanaman mulai berbunga, berikan pupuk NPK 15 - 15 - 15 dengan dosis 1 sdm/tanaman. Sebelum diberikan, pupuk dilarutkan terlebih dahulu dalam 1 liter air. Pupuk NPK juga bisa diberikan dengan cara membenamkannya sedalam 10 cm di sekeliling media pot.

  • Penyiangan

Lakukan penyiangan tanaman secara rutin minimal 2 minggu sekali, dengan mencabut gulma, rumput liar, dan tanaman tanaman pengganggu lainnya yang tumbuh didalam pot.

  • Pemangkasan

Pemangkasan dilakukan dengan memotong sebagian cabang atau ranting, terutama yang menjulur ke atas.

Tujuannya untuk memperpendek, meremajakan dan mengatur keseimbangan nitrat dan karbohidrat pada tanaman, sehingga menjadi lebih cepat berbuah.

  • Pengendalian Hama dan Penyakit

Hama yang sering mengganggu tanaman jeruk nipis adalah belalang dan ulat hijau yang memakan daun. Pengendaliannya cukup dengan memungut ulat yang menyerang atau memangkas dahan yang terkena penyakit.

Sedangkan untuk penyemprotan bisa menggunakan pestisida nabati.


Seleksi Buah

Tanaman jeruk nipis yang berasal dari perbanyakan vegetatif akan mulai belajar berbuah ketika memasuki umur tanam 8 bulan.

Buah pertama yang tumbuh sebaiknya seluruhnya dibuang. Tujuannya untuk merangsang pembentukan tunas - tunas produktif dan waktu pembungaan selanjutnya menjadi lebih dekat.

Buah yang tumbuh saling berdekatan juga harus diseleksi. Tujuannya untuk memaksimalkan pertumbuhan buah. Dalam satu tangkai, sisakan 1 - 3 buah saja. Perlakuan ini dilakukan ketika buah masih seukuran kelereng.


Bagaimana? Cukup mudah bukan. Demikianlah penjelasan mengenai cara menanam jeruk nipis menjadi tabulampot. Dengan menggabungkan cara serta memahami betul syarat tumbuh tanaman, akan sangat mungkin jika penanaman yang dilakukan dapat berhasil dengan baik.

Semoga informasi diatas dapat membantu ya. Terimakasih sudah berkunjung, dan Selamat menanam!

Topik: Jeruk Nipis
Butuh bibit atau pohon besarnya?

CV. Agro Joglo Bersama (Kediri) menyediakan bibit unggul dan pohon siap tanam, kirim ke seluruh Indonesia. Tanya stok, ukuran, dan ongkos kirim langsung lewat WhatsApp.

Cari Blog Ini

Tabulampot Jeruk Nipis Berbuah Lebih Cepat

Oleh ms · · Jeruk Nipis

Tanaman Jeruk Nipis

Jeruk Nipis, siapa sih yang tidak kenal dengan buah satu ini? Buah dengan bentuk bulat, berwarna hijau dengan rasa masam dan aroma yang menyegarkan.

Jeruk nipis memang sudah sangat akrab dengan masyarakat Indonesia. Banyak sekali digunakan sebagai campuran masakan hingga olahan minuman. 

Namun, dibalik itu semua Jeruk nipis ternyata memiliki kandungan nutrisi dan vitamin yang cukup beragam. Sehingga banyak manfaat yang bisa didapat dengan mengonsumsi buah ini.

Selain itu pohon jeruk nipis mampu tumbuh dimana saja, cara menanamnya juga cukup mudah. Tertarik untuk menanam?

Untuk mempelajari cara menanam jeruk nipis, dibawah akan kami berikan informasi detail mengenai hal tersebut, simak yuk!


Syarat Tumbuh Jeruk Nipis

  • Dataran dengan ketinggian antara 200 - 1300 mdpl
  • Curah hujan 1000 - 1500 mdpl
  • Suhu 13 - 37° Celcius
  • Tanah lempung berpasir atau tanah liat
  • Keasaman (pH) tanah antar 5,5 - 7,5


Pemiliihan Bibit

Pilih bibit yang berasal dari perbanyakan vegetatif, seperti okulasi, stek, cangkok, atau sambung pucuk.

Pastikan bibit dalam kondisi sehat dan tidak terserang hama atau penyakit.

Secara fisik batang bibit kokoh, tegak, dan tidak terlalu kurus, serta daun yang hijau, segar, dan rimbun.

Kamu bisa membeli bibit di toko tanaman terpercaya, atau melakukan pemesanan bibit dengan menghubungi nomor Whatsapp yang sudah tertera diatas.

Bibit Tanaman Jeruk Nipis

Pemilihan Pot

Pilih pot dengan ukuran 50 cm, pot bisa terbuat dari tanah liat, drum bekas, semen, kayu, atau bisa juga menggunakan planter bag.

Pilih pot yang memiliki lubang pada bagian dasar nya untuk mengalirkan sisa air setelah penyiraman agar tidak terendam dan sirkulasi udara menjadi lancar.

Pastikan pot harus memiliki kaki atau alas yang memisahkan dasar pot dengan tanah. Hal ini penting untuk aliran drainase dan memudahkan pengawasan agar akar tanaman tidak menembus tanah, jika pot tidak memiliki kaki, bisa gunakan batu bata atau yang sejenisnya untuk mengganti kaki pot.


Penyiapan Media Tanam

Siapkan tanah, kompos, dan arang sekam dengan perbandingan 1 : 1 : 1

Bisa juga menggunakan Campuran tanah, sekam padi, dan pupuk kandang kering dari kotoran kambing dengan perbandingan 1 : 1 : 1

Campurkan ketiga media tersebut, kemudian diamkan selama 1 minggu sebelum digunakan untuk menanam.


Penanaman

Masukan Pecahan genteng dibagian dasar pot, satu lapis saja.

Masukan media tanam yang sudah dibuat hingga setengah tinggi pot.

Lepas bibit dari polybag dengan cara merobek menggunakan gunting, lakukan secara hati - hati, usahakan media yang menempel pada bibit tidak pecah dan sistem perakaran tidak rusak.

Masukan bibit kedalam pot, letakan tepat ditengah - tengah pot dalam posisi tegak lurus/tidak miring.

Padatkan media tanam di sekitar pangkal batang, pastikan tanaman sudah kuat tertopang, kemudian siram dengan air untuk mempertahankan kelembaban.

Simpan tabulampot jeruk nipis di tempat yang agak teduh untuk beradaptasi. Siram setiap pagi atau sore hari. Setelah satu minggu, letakkan tabulampot di tempat terbuka.

Jika memiliki lebih dari satu tanaman, peletakannya bisa dilakukan secara berjajar dan teratur, jarak antar pot sekitar 2 × 2 meter.


Tabulampot Jeruk Nipis


Perawatan Tanaman

  • Penyiraman

Penyiraman tanaman dilakukan secukupnya, disesuaikan dengan kondisi cuaca dan kelembaban tanah. Pada musim kemarau penyiraman dilakukan setiap hari, bisa pagi atau sore hari. Pada musim hujan penyiraman hanya dilakukan apabila media tanam terlihat kering.

Hindari penyiraman yang berlebihan karena hal tersebut akan membuat akar tanaman jeruk cepat membusuk dan merusak media tanam serta menghambat pertumbuhannya.

Saat menyiram, air jangan sampai terkena batang pohon. Siramlah media tanam di sekitar batangnya saja.

  • Pemupukan

Pemupukan pertama dilakukan kerika pohon sudah berumur diatas 5 bulan setelah tanam. Pemupukan dilakukan setiap 3 - 4 bulan sekali menggunakan pupuk Urea, KCl, dan TSP dengan perbandingan 2 : 2 : 1. Taburkan 2 sdm campuran pupuk di sekeliling pot sedalam 10 cm.

Jika tanaman mulai berbunga, berikan pupuk NPK 15 - 15 - 15 dengan dosis 1 sdm/tanaman. Sebelum diberikan, pupuk dilarutkan terlebih dahulu dalam 1 liter air. Pupuk NPK juga bisa diberikan dengan cara membenamkannya sedalam 10 cm di sekeliling media pot.

  • Penyiangan

Lakukan penyiangan tanaman secara rutin minimal 2 minggu sekali, dengan mencabut gulma, rumput liar, dan tanaman tanaman pengganggu lainnya yang tumbuh didalam pot.

  • Pemangkasan

Pemangkasan dilakukan dengan memotong sebagian cabang atau ranting, terutama yang menjulur ke atas.

Tujuannya untuk memperpendek, meremajakan dan mengatur keseimbangan nitrat dan karbohidrat pada tanaman, sehingga menjadi lebih cepat berbuah.

  • Pengendalian Hama dan Penyakit

Hama yang sering mengganggu tanaman jeruk nipis adalah belalang dan ulat hijau yang memakan daun. Pengendaliannya cukup dengan memungut ulat yang menyerang atau memangkas dahan yang terkena penyakit.

Sedangkan untuk penyemprotan bisa menggunakan pestisida nabati.


Seleksi Buah

Tanaman jeruk nipis yang berasal dari perbanyakan vegetatif akan mulai belajar berbuah ketika memasuki umur tanam 8 bulan.

Buah pertama yang tumbuh sebaiknya seluruhnya dibuang. Tujuannya untuk merangsang pembentukan tunas - tunas produktif dan waktu pembungaan selanjutnya menjadi lebih dekat.

Buah yang tumbuh saling berdekatan juga harus diseleksi. Tujuannya untuk memaksimalkan pertumbuhan buah. Dalam satu tangkai, sisakan 1 - 3 buah saja. Perlakuan ini dilakukan ketika buah masih seukuran kelereng.


Bagaimana? Cukup mudah bukan. Demikianlah penjelasan mengenai cara menanam jeruk nipis menjadi tabulampot. Dengan menggabungkan cara serta memahami betul syarat tumbuh tanaman, akan sangat mungkin jika penanaman yang dilakukan dapat berhasil dengan baik.

Semoga informasi diatas dapat membantu ya. Terimakasih sudah berkunjung, dan Selamat menanam!

Topik: Jeruk Nipis
Butuh bibit atau pohon besarnya?

CV. Agro Joglo Bersama (Kediri) menyediakan bibit unggul dan pohon siap tanam, kirim ke seluruh Indonesia. Tanya stok, ukuran, dan ongkos kirim langsung lewat WhatsApp.

Tabulampot Jeruk Nipis Berbuah Lebih Cepat

Oleh ms · · Jeruk Nipis

Tanaman Jeruk Nipis

Jeruk Nipis, siapa sih yang tidak kenal dengan buah satu ini? Buah dengan bentuk bulat, berwarna hijau dengan rasa masam dan aroma yang menyegarkan.

Jeruk nipis memang sudah sangat akrab dengan masyarakat Indonesia. Banyak sekali digunakan sebagai campuran masakan hingga olahan minuman. 

Namun, dibalik itu semua Jeruk nipis ternyata memiliki kandungan nutrisi dan vitamin yang cukup beragam. Sehingga banyak manfaat yang bisa didapat dengan mengonsumsi buah ini.

Selain itu pohon jeruk nipis mampu tumbuh dimana saja, cara menanamnya juga cukup mudah. Tertarik untuk menanam?

Untuk mempelajari cara menanam jeruk nipis, dibawah akan kami berikan informasi detail mengenai hal tersebut, simak yuk!


Syarat Tumbuh Jeruk Nipis

  • Dataran dengan ketinggian antara 200 - 1300 mdpl
  • Curah hujan 1000 - 1500 mdpl
  • Suhu 13 - 37° Celcius
  • Tanah lempung berpasir atau tanah liat
  • Keasaman (pH) tanah antar 5,5 - 7,5


Pemiliihan Bibit

Pilih bibit yang berasal dari perbanyakan vegetatif, seperti okulasi, stek, cangkok, atau sambung pucuk.

Pastikan bibit dalam kondisi sehat dan tidak terserang hama atau penyakit.

Secara fisik batang bibit kokoh, tegak, dan tidak terlalu kurus, serta daun yang hijau, segar, dan rimbun.

Kamu bisa membeli bibit di toko tanaman terpercaya, atau melakukan pemesanan bibit dengan menghubungi nomor Whatsapp yang sudah tertera diatas.

Bibit Tanaman Jeruk Nipis

Pemilihan Pot

Pilih pot dengan ukuran 50 cm, pot bisa terbuat dari tanah liat, drum bekas, semen, kayu, atau bisa juga menggunakan planter bag.

Pilih pot yang memiliki lubang pada bagian dasar nya untuk mengalirkan sisa air setelah penyiraman agar tidak terendam dan sirkulasi udara menjadi lancar.

Pastikan pot harus memiliki kaki atau alas yang memisahkan dasar pot dengan tanah. Hal ini penting untuk aliran drainase dan memudahkan pengawasan agar akar tanaman tidak menembus tanah, jika pot tidak memiliki kaki, bisa gunakan batu bata atau yang sejenisnya untuk mengganti kaki pot.


Penyiapan Media Tanam

Siapkan tanah, kompos, dan arang sekam dengan perbandingan 1 : 1 : 1

Bisa juga menggunakan Campuran tanah, sekam padi, dan pupuk kandang kering dari kotoran kambing dengan perbandingan 1 : 1 : 1

Campurkan ketiga media tersebut, kemudian diamkan selama 1 minggu sebelum digunakan untuk menanam.


Penanaman

Masukan Pecahan genteng dibagian dasar pot, satu lapis saja.

Masukan media tanam yang sudah dibuat hingga setengah tinggi pot.

Lepas bibit dari polybag dengan cara merobek menggunakan gunting, lakukan secara hati - hati, usahakan media yang menempel pada bibit tidak pecah dan sistem perakaran tidak rusak.

Masukan bibit kedalam pot, letakan tepat ditengah - tengah pot dalam posisi tegak lurus/tidak miring.

Padatkan media tanam di sekitar pangkal batang, pastikan tanaman sudah kuat tertopang, kemudian siram dengan air untuk mempertahankan kelembaban.

Simpan tabulampot jeruk nipis di tempat yang agak teduh untuk beradaptasi. Siram setiap pagi atau sore hari. Setelah satu minggu, letakkan tabulampot di tempat terbuka.

Jika memiliki lebih dari satu tanaman, peletakannya bisa dilakukan secara berjajar dan teratur, jarak antar pot sekitar 2 × 2 meter.


Tabulampot Jeruk Nipis


Perawatan Tanaman

  • Penyiraman

Penyiraman tanaman dilakukan secukupnya, disesuaikan dengan kondisi cuaca dan kelembaban tanah. Pada musim kemarau penyiraman dilakukan setiap hari, bisa pagi atau sore hari. Pada musim hujan penyiraman hanya dilakukan apabila media tanam terlihat kering.

Hindari penyiraman yang berlebihan karena hal tersebut akan membuat akar tanaman jeruk cepat membusuk dan merusak media tanam serta menghambat pertumbuhannya.

Saat menyiram, air jangan sampai terkena batang pohon. Siramlah media tanam di sekitar batangnya saja.

  • Pemupukan

Pemupukan pertama dilakukan kerika pohon sudah berumur diatas 5 bulan setelah tanam. Pemupukan dilakukan setiap 3 - 4 bulan sekali menggunakan pupuk Urea, KCl, dan TSP dengan perbandingan 2 : 2 : 1. Taburkan 2 sdm campuran pupuk di sekeliling pot sedalam 10 cm.

Jika tanaman mulai berbunga, berikan pupuk NPK 15 - 15 - 15 dengan dosis 1 sdm/tanaman. Sebelum diberikan, pupuk dilarutkan terlebih dahulu dalam 1 liter air. Pupuk NPK juga bisa diberikan dengan cara membenamkannya sedalam 10 cm di sekeliling media pot.

  • Penyiangan

Lakukan penyiangan tanaman secara rutin minimal 2 minggu sekali, dengan mencabut gulma, rumput liar, dan tanaman tanaman pengganggu lainnya yang tumbuh didalam pot.

  • Pemangkasan

Pemangkasan dilakukan dengan memotong sebagian cabang atau ranting, terutama yang menjulur ke atas.

Tujuannya untuk memperpendek, meremajakan dan mengatur keseimbangan nitrat dan karbohidrat pada tanaman, sehingga menjadi lebih cepat berbuah.

  • Pengendalian Hama dan Penyakit

Hama yang sering mengganggu tanaman jeruk nipis adalah belalang dan ulat hijau yang memakan daun. Pengendaliannya cukup dengan memungut ulat yang menyerang atau memangkas dahan yang terkena penyakit.

Sedangkan untuk penyemprotan bisa menggunakan pestisida nabati.


Seleksi Buah

Tanaman jeruk nipis yang berasal dari perbanyakan vegetatif akan mulai belajar berbuah ketika memasuki umur tanam 8 bulan.

Buah pertama yang tumbuh sebaiknya seluruhnya dibuang. Tujuannya untuk merangsang pembentukan tunas - tunas produktif dan waktu pembungaan selanjutnya menjadi lebih dekat.

Buah yang tumbuh saling berdekatan juga harus diseleksi. Tujuannya untuk memaksimalkan pertumbuhan buah. Dalam satu tangkai, sisakan 1 - 3 buah saja. Perlakuan ini dilakukan ketika buah masih seukuran kelereng.


Bagaimana? Cukup mudah bukan. Demikianlah penjelasan mengenai cara menanam jeruk nipis menjadi tabulampot. Dengan menggabungkan cara serta memahami betul syarat tumbuh tanaman, akan sangat mungkin jika penanaman yang dilakukan dapat berhasil dengan baik.

Semoga informasi diatas dapat membantu ya. Terimakasih sudah berkunjung, dan Selamat menanam!

Topik: Jeruk Nipis
Butuh bibit atau pohon besarnya?

CV. Agro Joglo Bersama (Kediri) menyediakan bibit unggul dan pohon siap tanam, kirim ke seluruh Indonesia. Tanya stok, ukuran, dan ongkos kirim langsung lewat WhatsApp.

Tanya stok bibit